• Piutang DBH Palembang Rp 90 Miliar Belum Dibayar

    0
    Pemkot Palembang Dispensasi PNS Telat Bekerja

    Pemkot Palembang Dispensasi PNS Telat Bekerja

    PALEMBANG, jurnalsumatra.com – Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) dan Aset M Zulfan mengatakan hingga saat ini hutang dana bagi hasil (DBH) pada bulan agustus hingga desember tahun 2014 belum dibayar, yang mencapai Rp 90 miliar.

    “Hutang DBH hingga saat ini belum dibayar sebesar rp 90 miliar, padahal uang tersebut sangat dibutuhkan Pemkot, oleh karena itu kami berharap segera dibayar sehinga tidak menggangu keuangan daerah,”kata Zulfa, kepada jurnalsumatra.com, Kamis (18/9).

    Wacana pemangkasan sebagimana intruksi Menteri Keuangan beberapa waktu lalu, akan menganggu keuangan daerah. Menurut Zulfan hingga saat ini pihaknya tidak mengetahui anggaran yang mana dipangkas, oleh karena itu pihaknya akan melakukan konsultasi.

    “Anggaran yang mana dipangkas juga belum ada komunikasi dengan Pemkot, oleh karena itu kami berharap harus ada kejelasan anggaran yang mana akan dipangkas,”urainya.

    Jika nantinya kebijakan tersebut akan direalisasikan maka akan sangat menganggu kegiatan dan program Pemkot Palembang,dengan adanya pemangkasan maka pihaknya akan melakukan efesiensi baik itu fisik maupun lainnya.

    Sementara itu, Anggota DPRD Palembang, Anton Nurdin mengaku juga hingga saat ini belum ada komunikasi dengan SKPD terkait, apakah anggaran tahun ini akan dipangkas atau tidak, namun pihaknya berharap hal itu tidak terjadi karena akan menganggu program Pemkot Palembang.”kita berharap pemangkasan tidak terjadi, karena dengan adanya akan menganggu program yang telah tersusun terutama program pembangunan seperti jalan dan sebagainya,”jelasnya.(eka)

  • iklan 3




  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com