• iklan 3


  • IBI Mantapkan Kemampuan Bidan

    0
    Hut IBI Mantapkan Kemampuan Bidan

    Hut IBI Mantapkan Kemampuan Bidan

    Palembang, jurnalsumatra.com – Ikatan Bidan Indonesia(IBI) Kota Palembang dalam perayaan Hut Ke-65 digelar di Kantor Walikota, ruang rapat prameswara dihadiri Walikota dan Kepala Dinas, juga jajaran pemerintah kota Palembang terkait dan seluruh Direktur Rumah Sakit, Bidan Rumah Sakit di Palembang mantapkan kemampuan kerja bidan dirumah sakit Kota Palembang.

    Diungkapkan Ketua Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kota Palembang, Hj Cik Yah SK. MM. Kes yang didampingi Sri Hartini SK MM. Kes Kepada jurnalsumatra.com mengatakan “Angka kematian ibu dan bayi akibat kegagalan persalinan di Palembang tergolong menurun, karena hingga dengan pertengahan Agustus 2016 hanya 7 berbanding 30 ribu kasus melahirkan” ungkapnya seusai penyelenggaraan Hut Ke-65 IBI.

    “Dengan Hut IBI yang Ke-65 yang berdiri sudah dari 24 Juni 1951, kita akan terus memperbaiki kemampuan bidan dalam menangani pasien terutama kemapuan menangani ibu dan bayi, karena bidan merupakan ujung tombak dalam menjaga kesehatan ibu dan bayi dengan memberikan pengertian kepada ibu hamil agar mau memeriksakan kandungan secara rutin.” Jelasnya.

    Dikatakannya, pemeriksaan secara rutin merupakan upaya deteksi dini, atau upaya untuk pencegahan terjadinya komplikasi kehamilan.

    Lebih lanjut dikataannya, ada terdapat sejumlah permasalahan yang kerap terjadi dari masa kehamilan hingga persalinan, seperti kurang cermat nya dalam memeriksa, tidak mampu memantau kemajuan persalinan, dan terlambat merujuk kerumah sakit.

    Disamping itu ada juga terdapat bidan yang tidak memiliki izin praktik juga memperkerjakan asisten bidan yang tidak mempunyai surat izin kerja bidan (SIKB).  “Persoalan kecermatan dan komunikasi sejauh ini adalah yang utama dalam menyebabkan kematian ibu dan bayi,” bebernya.

    Sampai hari ini, menurutnya Bidan yang terdata sudah mencapai 1000 Bidan Delima, namun yang aktif sekitar 800.  Ada 57 Bidan yang baru yang dinobatkan sebagai Bidan Delima.

    Iya juga mengatakan kalau jumlah Bidan Delima di Kota Palembang masih jauh dari jumlah ideal, karena itu pihaknya pun terus berupaya merekrut sebanyak-banyak yang ingin menjadi Bidan Delima yang baru mencapai 107 Bidan Delima di kota Palembang tapi itu dirasa masih kurang.

    “Untuk bisa masuk kategori Bidan Delima, kami juga mengajak pihak swasta untuk bergabung dengan sudah pratek minimal dua tahun di Rumah Sakit ataupun di Kebidanan dan ada Surat Tanda Registrasi Bidan dari KPPT,” pungkasnya. (edchan)

  • iklan 3




  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com