• iklan 3


  • Calon Haji Pekalongan Tertunda Berangkat Karena Hamil

    0

         Boyolali, jurnalsumatra.com – Seorang calon haji asal Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah tertunda keberangkatannya ke Tanah Suci karena sedang hamil muda.
    Kepala Sub Bagian Humas Panitia Penyelenyaraan Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surakarta Agus Widakdo di Asrama Haji Donohudan Boyolali, Jawa Tengah, Jumat, mengatakan calhaj asal Pekalongan Istiqomah Amin Amadi (37) tidak dapat diberangkatkan dengan rombongannya karena usia kandungan baru 11 minggu.
    Menurut Agus Widakdo, calhaj sesuai aturan yang yang diizinkan layak terbang melaksankan ibadah haji jika usia kandungan di atas 14 minggu hingga di bawah 26 minggu.
    Oleh karena itu, PPIH Embarkasi Surakarta kemudian memulangkan calhaj tersebut ke daerahnya Kabupaten Pekalongan.
    Namun, PPIH Embarkasi Surakarta dapat memberikan kesempatan calhaj tersebut memeriksakan kandungannya hingga usianya sesuai dalam aturan layak terbang.
    “Dengan syarat harus mendapatkan rekomendasi dari dokter spesialis kandungan yang merawat, bahwa yang bersangkutan diizinkan layak terbang,” kata Agus Widakdo.
    Menurut Agus, jika jamaah yang bersangkutan sudah mendapatkan rekomendasi dokter diizinkan terbang, maka dia dapat diberangkatkan dengan calhaj selanjutnya atau diperkirakan kloter 66 asal Kabupaten Jepara.

          Agus mengatakan calhaj embarkasi Surakarta hingga keberangkatan kloter delapan asal Kabupaten Brebes jamaah yang masih mendapat perawatan di RSU Dr Moewardi Solo, ada tiga orang.
    “Calhaj yang masih dirawat yakni Sukemi Harus Dakan (72) asal Kabupaten Tegal tergabung kloter satu, Tarkiyah Daryan Sarju (53) kloter tujuh asal Kabupaten Brebes, Sumitro Mihardjo Sunamin (71) kloter 10 asal Banyumas,” kata Agus.
    Menurut dia, jika ketiga jamaah tersebut sudah dinyatakan sembuh, sehat, dan diizinkan oleh dokter yang merawat, maka mereka akan diberangkatkan dengan kloter selanjutnya.
    PPIH Embarkasi Surakarta pada tahun ini, rencana teah memberangkatkan sebanyak 26.561 jamaah asal Jateng dan Daerah Istimewa Yogyakarta.
    Pada pemberangkatan hingga hari keempat ini, sebanyak delapan kloter sudah diterbangkan ke Tanah Suci, yakni sebanyak 2.836 jamaah.
    “Kami rencana memberangkatkan calhaj sebanyak 74 kloter ke Tanah Suci, hingga tanggal 5 September mendatang. Pemulangan haji dimulai 18 September hingga berakhir 14 Oktober mendatang,” katanya.(anjas)

  • iklan 3




  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com