• iklan 3


  • Bupati Aceh Barat Inggatkan Soal Penggunaan Dana BOS

    0

         Meulaboh, Aceh, jurnalsumatra.com – Bupati Kabupaten Aceh Barat, Provinsi Aceh H T Alaidinsyah menginggatkan seluruh kepala sekolah agar tidak menyalahgunakan dana bantuan operasional sekolah (BOS) di luar peruntukannya.
    “Tidak boleh dana BOS digunakan untuk kunjungan kerja kepala dinas baru,” katanya di Meulaboh, Senin.
    Pernyataan tersebut menyikapi adanya kritikan dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Meulaboh, terkait kegiatan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Aceh Barat yang melakukan kunjungan kerja keseluruh jenjang sekolah.
    Menurut Alaidinsyah, setiap sekolah sah-sah saja membuat suatu kegiatan yang dinilai bisa menjadi sebuah pencitraan ataupun bermanfaat bagi semua guru dalam upaya peningkatan kualitas pendidikan tenaga pengajar.
    Dalam beberapa sekolah kunjungan rombongan Kadisdik Aceh Barat tersebut disambut dengan kegiatan serimonial sampai pada pengkalungan karangan bungga sehingga kegiatan-kegiatan demikian dianggap tidak berfaedah.

         “Kegiatan kunjungan sekolah, dipakaikan kalung bunga, peusijuk (tepung tawar), itu menurut kami hanya kegiatan euforia alias mubazir. Persoalannya sekolah itu ambil uang dari mana untuk semua kegiatan,” kata Ketua Umum HMI Cabang Meulaboh Said Mustafa kepada wartawan.
    Lebih lanjut dikatakan, pihaknya mendapat laporan dari sejumlah pihak sekolah yang secara internal merasa keberatan untuk melakukan kegiatan demikian, pasalnya ada pengutipan dana untuk setiap sekolah secara berfariasi.
    Pengutipan dana tersebut mulai diberlakukan untuk janjang sekolah TK sebesar Rp300.000 ribu, SD Rp600.000, SMP Rp700.000 dan SMA Rp800.000, pengutipan itu khusus kepada sekolah yang mengadakan acara seremoni pencitraan.
    Para aktivis HMI mempertanyakan sumber dana tersebut karena dinilai syarat dengan adanya pengutipan dari managemen sekolah yang bersumber dari dana bantuan pemerintah, bila itu terjadi pihaknya sangat menyangkan.
    “Jika dana tersebut bersumber dari uang negara (dana BOS) kami meminta agar pihak dinas melakukan evaluasi  terhadap kegiatan itu. Apalagi saat kegiatan ini berlangsung berapa banyak waktu tersisa dan siswa tidak masuk guru pengajar karena menghadiri acara demikian,” katanya menambahkan.(anjas)

  • iklan 3




  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com