• PO Bus Giwangan Memilih Tidak Naikkan Tarif

    0

        Yogyakarta, jurnalsumatra.com – Sebagian besar perusahaan otobus dari Terminal Giwangan Yogyakarta memilih tidak menaikkan tarif pada masa Angkutan Lebaran 2016 dengan berbagai pertimbangan.
    “Moda transportasi bus biasanya menjadi pilihan akhir pemudik yang tidak memperoleh tiket sehingga banyak perusahaan otobus yang kemudian memilih tidak menaikkan tarif agar tetap mampu bersaing dengan moda transportasi lain,” kata Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Terminal Giwangan Yogyakarta Bekti Zunanta di Yogyakarta, Jumat.
    Bekti menjelaskan, sebelum memasuki masa Angkutan Lebaran 2016, perusahaan otobus (PO) yang ada di Terminal Giwangan melakukan pertemuan dan kemudian sepakat untuk tidak menaikkan tarif.
    “Hanya ada satu atau dua perusahaan saja yang menaikkan tarif sebesar Rp10.000. Keduanya adalah armada yang melayani rute Yogyakarta-Cilacap. Kenaikan tarif berlaku hingga 17 Juli,” katanya.

        Meskipun sudah ada kesepakatan antar perusahaan otobus di Terminal Giwangan untuk tidak menaikkan tarif pada masa Angkutan Lebaran 2016, namun Bekti tetap meminta petugas UPT Terminal Giwangan untuk melakukan pengecekan tarif batas atas dan batas bawah.
    Pemberlakuan tarif batas atas dan batas bawah selama masa Angkutan Lebaran 2016 hanya berlaku untuk bus ekonomi, sedangkan tarif bus non ekonomi diserahkan pada mekanisme pasar.
    Sementara itu, untuk ketersediaan tiket bus, Bekti mengatakan masih tersedia cukup banyak sehingga jika ada penumpang yang sewaktu-waktu membutuhkan tiket masih bisa memperolehnya.
    Sebagai langkah antisipasi terhadap kenaikan jumlah penumpang pada saat arus balik, UPT Terminal Giwangan bekerja sama dengan Organda menyiapkan lebih dari 740 bus cadangan.
    “Pada saat arus mudik, ada 546 bus cadangan yang tiba di Giwangan. Dimungkinkan jumlah bus cadangan yang dibutuhkan untuk arus balik hampir sama,” katanya.
    Hingga H+2 lebaran, total penumpang yang tiba di Giwangan tercatat sebanyak 342.890 orang atau naik dibanding periode yang sama pada tahun lalu sebanyak 272.000 orang.(anjas)

  • iklan 3




  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com