• Pelabuhan Sungai Duku Bersiap Antisipasi Lonjakan Pemudik

    0

        Pekanbaru, jurnalsumatra.com – Pengelola Pelabuhan Sungai Duku di Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, terus melakukan persiapan menghadapi lonjakan pemudik Lebaran tahun ini, yang diperkirakan meningkat dua kali lipat dibandingkan kondisi normal.
    “Untuk posko mudik baru akan beroperasi besok, hari ini pendirian posko di pelabuhan tengah dipersiapkan,” kata  Kepala Unit Pelaksana Teknis Pelabuhan Sungai Duku Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) Kota Pekanbaru Joniansyah di Pekanbaru, Selasa.
    Menurut dia, didirikannya posko tersebut berfungsi untuk menciptakan suasana kondusif bagi penumpang angkutan sungai dan meminimalisir tindak kejahatan.
    Posko pelayanan juga sebagai area istirahat (rest area) bagi penumpang jalur laut karena diprediksi akan terjadi lonjakan penumpang baik pada saat arus mudik maupun arus balik  Hari Raya Idul Fitri 1437 Hijriah dibandingkan dari hari biasanya.
    Dikatakannya, untuk mengantisipasi lonjakan penumpang tersebut pihaknya tengah mempersiapkan pelayanan agar kebutuhan penumpang dapat terakomodir selama perjalanan mudik.
    Ia memperkirakan, lonjakan penumpang terjadi pada H-2 arus mudik dan pada H-5 arus balik dengan jumlah penumpang baik yang berangkat maupun yang datang sekitar 600 orang, naik dua kali lipat dari kondisi normal.
    “Kalau musim mudik Lebaran, penumpang bisa capai 300-an orang untuk berangkat saja dari Pekanbaru dan kondisi itu terjadi pada H-2,” sebutnya.

          Sedangkan pada kondisi normal, kata dia, rata-rata jumlah penumpang kapal dalam sehari sekitar 250 orang berangkat dari pelabuhan setempat dengan tiga tujuan berbeda di wilayah pesisir Riau.
    Namun begitu, lantut dia, berbeda dengan lebaran tahun lalu jumlah penumpang diperkirakan menurun disebabkan jumlah kapal yang berkurang.
    Data terakhir pihaknya menyebut, kini terdapat tiga tujuan pelayaran seperti Pekanbaru-Bengkalis pergi pulang kini dilayani satu kali dalam sehari dari sebelumnya dua kapal, lalu Pekanbaru-Siak pergi pulang dilayani dua kapal motor dalam satu hari dari sebelumnya empat kapal.
    Satu-satunya tujuan pelayaran masih normal seperti biasa yakni tujuan Pekanbaru-Selat Panjang pergi pulang dilayani tujuh kapal dalam sehari dengan lima operator dan satu operator KM Jelatik Express terbuat dari kayu melayani pergi pulang tiga kali dalam sepekan.
    “Walaupun kami prediksi akan mengalami penurunan penumpang pada tahun ini, jika salah perkiraan, intinya tetap djamin penumpang tertampung semua,” katanya pula.
    Untuk tarif sendiri, pihaknya masih mengklaim pada kisaran normal, sedangkan animo masyarakat menggunakan kapal kayu masih tetap tinggi, disebkan karena harga tarif kapal yang murah.(anjas)

  • iklan 3




  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com