• iklan 3


  • BPS : Pariwisata Transportasi Ekspor Impor Sumsel Menurun

    0
    Ruang Rapat BPS Sumsel (1)

    BPS : Pariwisata,Transportasi, Ekspor Impor Sumsel Menurun

    Palembang, jurnalsumatra.com – Perkembangan Pariwisata dan Transportasi serta Perdagangan Luar Negeri Ekspor-Impor Sumatera Selatan April 2016 mengalami penurunan yang cukup lumayan.

    Hal ini disampaikan Kepala BPS Provinsi Sumsel Yos Rudiansyah, MM kepada jurnalsumatra.com yang mengatakan “Jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang berkunjung di Sumatera Selatan melalui pintu masuk Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang pada bulan April 2016 sebanyak 795 orang. Jumlah wisman yang datang ke Sumatera Selatan pada bulan April 2016 ini mengalami penurunan sebesar 44,79 persen disbanding bulan Maret 2016” ungkapnya.

    Iya mengatakan, Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang di Sumatera Selatan pada bulan April 2016 mencapai rata-rata 50,96 persen, atau turun 10,63 poin dibanding TPK hotel bulan Maret 2016 sebesar 61,59 persen. Sementara itu bila diamati menurut klasifikasi hotel, ternyata pada bulan April 2016 TPK hotel bintang lima mencapai 63,71 persen dan merupakan TPK hotel tertinggi disbanding kelas hotel berbintang yang lain.

    “Rata-rata lama menginap tamu asing pada bulan April 2016 adalah 1,72 hari mengalami penurunan sebesar 0,78 hari jika dibandingkan dengan rata-rata lama menginap tamu asing bulan Maret 2016. Sedangkan rata-rata lama menginap tamu Nusantara/Domestik pada bulan April 2016 juga mengalami peningkatan 0,23 hari dibandingkan dengan rata-rata lama menginap tamu domestic bulan Maret 2016” tambahnya.

    Sedangkan jumlah kunjungan pesawat udara di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II yang datang pada bulan April 2016 sebanyak 1.298 penerbangan mengalami penurunan sebesar 4,77 persen dibandingkan dengan bulan Maret 2016. Penurunan kunjungan pesawat udara tersebut berasal dari penurunan penerbangan domestic sebesar 4,92 persen sementara untuk penerbangan international tidak mengalami perubahan dari bulan sebelumnya.

    Jumlah penumpang pesawat udara yang datang di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II menurutnya, pada bulan April 2016 sebanyak 148.482 orang, yang terdiri dari 144.128 orang penumpang penerbangan domestic atau 97,07 persen dan 4.354 orang penumpang penerbangan 0International atau 2,93 persen.

    Sementara jumlah kunjungan kapal pada bulan April 2016 sebanyak 150 kunjungan kapal, yang terdiri dari 119 kunjungan kapal dari dalam negeri dan 31 kunjungan kapal dari luar negeri. Jumlah kunjungan kapal ini mengalami peningkatan sebesar 3,45 persen, naik dari 145 kunjungan pada bulan Maret 2016 menjadi 150 kunjungan kapal pada bulan April 2016.

    Jumlah barang yang dibongkar pada bulan April 2016 sebesar 138.073 ton, mengalami penurunan sebesar 6,67 persen dibandingkan dengan bulan Maret 2016, yang terdiri dari 85.524 ton dari kunjungan kapal dalam negeri dan 52.549 ton dari kunjungan kapal luar negeri.

    Untuk Nilai Ekspor Sumatera Selatan April 2016 mengalami peningkatan sebesar 9,44 persen dibandingkan bulan Maret 2016. Namun, bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2015 (Januari-April 2015) ekspor Provinsi Sumatera Selatan mengalami penurunan sebesar 33,72 persen. Sedangkan Nilai ekspor Provinsi Sumatera Selatan bulan April 2016 sebesar US$ 162,56 juta terdiri dari ekspor migas sebesar US$ 14,85 juta dan US$ 147,70 juta hasil ekspor komoditi non migas.

    Malaysia, Jepang dan Amerika Serikat menjadi Negara tujuan utama Ekspor Sumatera Selatan pada periode Januari-April 2016, masing-masing mencapai US$ 22,49 juta, US$ 17,02 juta dan US$ 33,08 juta dengan peranan ketiganya mencapai 44,47 persen dari total ekspor periode Januari-April 2016.

    Ekspor ke Uni Eropa pada Januari-April 2016 mencapai US$ 83,55 juta (13,34 persen dari total ekspor) dan ekspor ke ASEAN mencapai US$ 154,28 juta (24,63 persen dari total ekspor). Menurut Sektor, dibandingkan dengan periode Januari-April 2015, ekspor produk Industri Januari-April 2016 menurun 25,23 persen, ekspor produk pertanian menurun 33,41 persen dari produk pertambangan menurun sebesar 42,98 persen.

    Untuk Nilai Impor Sumatera Selatan April 2016 sebesar US$ 46,92 juta atau mengalamii penurunan sebesar 75,55 persen jika dibandingkan bulan Maret 2016. Impor Provinsi Sumatera Selatan bulan April 2016 sebesar US$ 46,92 juta terdiri dari impor migas sebesar US$ 1,44 juta dan nonmigas sebesar US$ 45,48 juta.

    Lebih lanjut dikatakannya, peranan terhadap total impor nonmigas selama Januari-April 2016, untuk golongan mesin-mesin/pesawat mekanik memberikan peranan terbesar yaitu 66,26 persen diikuti impor perangkat optic sebesar 11,61 persen dan mesin/peralatan listrik sebesar 8,24 persen.

    Sedangkan untuk Negara asal impor terbesar Januari-April 2016 yaitu Tiongkok dengan nilai impor sebesar US$ 328,66 juta, diikuti Amerika Serikat dengan nilai impor US$ 43,62 juta dan Jepang dengan nilai impor mencapai US$ 43,30 juta.

    “Dibandingkan Januari-April 2015, nilai impor barang modal, bahan baku/penolong dan barang konsumsi mengalami peningkatan masing-masing sebesar 439,62 persen, 213,43 persen dan 174,83 persen” pungkasnya. (edchan)

  • iklan 3




  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com