• TPA Maburai Tabalong Produksi GAS Metana

    0

    Tanjung, jurnalsumatra.com – Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah Maburai di Kabupaten Tabalong Kalimantan Selatan memproduksi gas metana dengan memanfaatkan sampah organik yang ada di wilayah itu.
    Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) TPA Maburai Sutardi di Tanjung, Sabtu mengatakan produksi gas metana yang dihasilkan dari pengolahan sampah saat ini sudah bisa dimanfaatkan namun belum didistribusikan ke masyarakat sekitar.
    “Pengolahan sampah organik menjadi gas metana mulai kita lakukan sejak 2015 sebagai program pemanfaatan sampah menjadi energi dan rencananya gas metana bisa didistribusikan ke masyarakat sekitar TPA,” jelas Sutardi.
    Dengan volume sampah mencapai 58 sampai 60 ton tiap harinya sangat potensial untuk memproduksi gas metana sebagai salah satu energi alternatif yang sangat aman digunakan masyarakat.
    Sutardi menambahkan gas metana itu dihasilkan dari tumpukan sampah organik yang sudah ditanam selama dua tahun ke atas dan gas yang dihasilkan dari sampah itu ditampung ke tempat pengolahan sampah terpadu atau Intermediate Treatment Facility (ITF).
    TPA Maburai dengan luas lahan lima hektare itu juga dilengkapi dengan fasilitas pemilahan sampah untuk memisahkan antara sampah organik dan anorganik serta pembuatan saluran air untuk menghindari terjadinya genangan air.
    “Untuk pemilahan sampah juga melibatkan sejumlah pemulung lokal sebagai sumber pendapatan mereka karena beberapa jenis sampah dapat menghasilkan rupiah baik sampah plastik maupun sampah basah,” kata Sutardi.(anjas)

  • iklan 3




  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com