• Surat Pemberhentian Pahri sudah Dikirim ke Mendagri

    0
    mukti sulaiman

    Surat Pemberhentian Pahri sudah Dikirim ke Mendagri

    PALEMBANG, jurnalsumatra.com – pasca ditetapkannya  Bupati Musi Banyuasin non aktif, Pahri Azhari oleh pengadilan negeri palembang, Pemprov Sumsel sudah mengirimkan surat pemberhentian Bupati Muba non aktif, Pahri Azhari kepada kementrian Dalam Negeri,

    Karena sampai saat ini tidak ada upaya banding baik dari tergugat maupun penggugat sehingga hukuman sudah menjadi tetap atau inkrach.

    Hal ini disampaikan kepala biro otonomi daerah sumsel Amsin diruang kerjanya jumaat (20/5), menjelaskan “ini sudah inkrach, jadi Gubernur telah mengirimkan surat pemberhentian kepada Mendagri beberapa waktu yang lalu,”

    Untuk kelanjutannya, kami harus menunggu terlebih dahulu surat balasan dari Kemendagri, sehingga nantinya dapat ditindak-lanjuti karena kami belum dapat memastikan kapan surat balasan tersebut, tapi secepatnya akan dikeluarkan,” tegasnya”

    Sementara itu Sekretaris Daerah Sumsel, Mukti Sulaiman menambahkan, jika memang tidak ada yang banding maka artinya hukuman yang diterima pahri  inkrach,

    Lanjut mukti teknis pengajuan usulan sendiri, jika sudah inkrach maka pihaknya meminta data salinan dari vonis tersebut karena diperlukan dalam penyampaian usulan pemberhentian Bupati Muba non aktif, jika sudah lengkap barulah diusulkan kepada Mendagri,

    “Proses defenitif lebih cepat dibandingkan dengan proses Pelaksana tugas (Plt) bupati. Pasalnya, jabatan bupati ini sudah menjadi prioritas dan tidak boleh kosong karena dapat menghambat pengisian Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) dan beberapa hal lainnya. Oleh sebab itu harus dipercepat, mudah-mudahan balasan dari Mendagri tidak lama keluarnya” jelasnya (mdn)

  • iklan 3




  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com