• iklan 3


  • Pariaman Bentuk UPTD Parkir

    0

         Pariaman, jurnalsumatra.com – Wakil Wali Kota Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar), Genius Umar membentuk Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Parkir dalam upaya menekan jumlah parkir liar di sepanjang objek wisata di daerah itu.
    “Kami telah membentuk UPTD Parkir dua bulan yang lalu dan meminta petugas mendata setiap titik yang digunakan masyarakat sebagai lahan parkir untuk menghindari parkir liar,” katanya di Pariaman, Jumat.
    Ia menambahkan pemerintah setempat melalui UPTD Parkir telah mulai mendata parkir di sekitar kawasan objek wisata serta menertibkan parkir liar sehingga tidak meresahkan wisatawan yang berkunjung ke daerah itu.
    Bagi masyarakat yang mengelola parkir di tanah milik pribadi juga diharuskan melaporkan kepada pihak UPTD untuk didata sekaligus dilakukan pembinaan mekanisme parkir itu sendiri.
    “Meskipun parkir yang dikelola secara pribadi oleh masyarakat terutama di sekitar objek wisata, pemerintah tetap melakukan pungutan pajak untuk pemasukan Pendapatan Asli Daerah,” jelasnya.

         Terkait penyelenggaraan Festival Gandoriah sendiri pemerintah setempat telah mewaspadai meningkatnya jumlah kendaraan.
    “Lahan parkir resmi sudah ada di bibir Pantai Gandoriah yang diperkirakan dapat menampung ratusan kendaraan,” ujarnya.
    Selain lokasi parkir di Pantai Gandoriah, pemerintah juga menyediakan parkir resmi di sekitar lokasi Taman Anas Malik bagi pengunjung.
    “Kami juga akan menyediakan parkir alternatif di kantor Bupati lama namun belum bisa dipastikan serta harus dikoordinasikan dengan Pemerintah Kabupaten Padangpariaman,” katanya.
    Sebelumnya, Ilka salah seorang wisatawan asal Sumbar mengeluhkan pembayaran parkir di sekitar objek wisata di daerah itu karena dinilai terlalu mahal.
    “Saya bersama teman memparkirkan kendaraan roda empat di tepi pantai, dan ketika seseorang yang mengaku petugas parkir datang meminta Rp10 ribu tanpa memberikan bukti karcis resmi,” jelasnya.
    Ia berharap pemerintah setempat dan instansi terkait dapat menindak tegas oknum yang diduga menyalahgunakan lahan objek wisata demi mengejar keuntungan pribadi.(anjas)

  • iklan 3




  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com