• KEMENDESA Seleksi Calon Pendamping Desa Di SULTRA

    0

    Kendari, jurnalsumatra.com- Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi bermitra dengan Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari menggelar seleksi 3.699 orang calon pendamping desa untuk Sulawesi Tenggara (Sultra).
    Ketua tim panitia seleksi pendamping desa region Sultra Marzuki Iswandi di Kendari, Sabtu, mengatakan calon pendamping desa 3.699 orang berebut kuota sebanyak 452 orang.
    “Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Republik Indonesia menunjuk UHO sebagai mitra pelaksana seleksi pendamping desa. Ini kehormatan yang harus dipertanggung jawabkan,” kata Marzuki yang Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat UHO.
    Calon pendamping desa 3.699 orang, masing-masing untuk posisi
    Pendamping Lokal Desa (PLD) sebanyak 1381 orang, Pendamping Desa Pemberdayaan (PDP) 1810 orang, Pendamping Desa Teknik Infrastruktur (PDTI) 231 orang, Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat Desa (TA-PMD) sebanyak 80 orang.
    Sedangkan kebutuhan Tenaga Ahli Infrastruktur Desa (TA-ID) sebanyak 23 orang, Tenaga Ahli Pembangunan Partisipatif (TA-PP) 65 orang, Tenaga Ahli Pengembangan Ekonomi Desa (TA-PED) 35 orang, Tenaga Ahli Pengembangan Teknologi Tepat Guna (TA-TTG) 30 orang dan
    Tenaga Ahli Pelayanan Sosial Dasar (TA-PSD) sebanyak 44 orang.
    “Kita (perguruan tinggi) sudah biasa melakukan seleksi dan tes semacam ini. Dijamin tidak akan ada kecurangan. Kita bekerja dengan independent, professional, akuntabel, dan dengan indikator yang sangat terukur,” ujar Marzuki.
    Peserta yang lolos ujian tes tulis akan mengikuti psikotes Tanggal 1 Juni 2016 dan peserta yang lolos akan dievaluasi oleh Tim Seleksi melalui Uji Kualifikasi dan ditetapkan hasilnya sekitar Tanggal 11-12 Juni 2016.
    Akademisi dari UHO tersebut menjelaskan bahwa  komposisi tim seleksi terdiri dari unsur perguruan tinggi dan pemerintah pusat (Kementerian Desa PDTT).
    “Dengan komposisi ini, tidak bisa ada orang-orang titipan. Kami pastikan proses seleksi ini independent, tidak ada kepentingan apapun, tidak ada yang bisa menekan,” tegasnya.
    Hasil tes tertulis yang menggunakan LJK (Lembar Jawaban Komputer) akan diumumkan Tanggal 30 Mei.
    Setelah hasil tertulis  selesai, akan dilanjutkan dengan ujian psikotes yang rencananya digelar Tanggal 1 Juni 2016.
    Peserta yang lolos akan menjalani kualifikasi berbentuk pengalaman dan pendidikan sehingga semakin tinggi pengalaman dan pendidikannya, maka bobotnya akan semakin tinggi.(anjas)

  • iklan 3




  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com