• ICMI SUMUT Ingin Lebih Responsif

    0

    Medan, 22/5 (Antara) – Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) Sumatera Utara berkomitmen bekerja lebih maksimal dengan menunjukkan sikap yang lebih responsif menanggapi berbagai masalah yang menimpa umat Islam.
    Ketua Terpilih ICMI Sumut Nuzirwan B Lubis di Medan, Minggu, mengatakan belakangan ini muncul berbagai fenomena yang menjadi tantangan umat Islam.
    Di antaranya, maraknya tindakan kejahatan seksual kepada anak-anak, fenomena lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT), narkoba, dan berbagai degradasi moralitas generasi muda.
    Dalam kondisi tersebut, ICMI harus mampu mengambil peran dan berkontribusi aktif untuk membantu umat dalam menyelesaikan permasalahannya.
    “Ke depan, seluruh kekuatan dan potensi yang dimiliki ICMI harus termanfaatkan secara maksimal untuk membantu umat di Sumut,” katanya.
    Menurut Nuzirwan, fenomena yang telah menjadi realita itu terjadi karena kuantitas antara kelompok baik dengan kelompok yang tidak baik sudah hampir seimbang.
    Sebagai organisasi yang lahir dari umat Islam, ICMI harus mampu mendampingi umat dalam menghadapi cepatnya perkembangan dan perubahan zaman tersebut.
    “Kenapa itu bisa terjadi, itulah yang harus dikaji dan dicarikan solusi oleh ICMI,” katanya.
    Selain aspek sosial kemasyarakatan, ICMI Sumut juga berkeinginan untuk mengambil peran dalam meningkatkan ekonomi keumatan.
    Dengan demikian, kehadiran ICMI sebagai organisasi akan memiliki kemanfaatan luas bagi masyarakat dan pemerintahan, terutama dalam pembangunan bangsa dan negara.
    Kemudian, dalam struktur organisasi yang baru, ICMI Sumut memiliki agenda prioritas lain yakni pembenahan secara internal.
    Untuk itu, ia meminta seluruh instrumen ICMI di daerah untuk melakukan konsolidasi dalam penguatan internal.
    “Ini harus menjadi perhatian agar ICMI ke depan lebih baik dan lebih banyak berbuat untuk kepentingan masyarakat,” kata Nuzirwan.
    Sementara itu, Dewan Pakar ICMI Orwil Sumut Prof Subilhar mengharapkan pengurus organisasi tersebut tidak merasa puas atas kebesaran nama ICMI.
    “Pengurus ICMI jangan seperti berada di menara gading, karena kondisi umat Islam sekarang ini tidak terlalu baik,” katanya.
    Menurut dia, umat Islam dewasa ini sangat membutuhkan para cendekiawan yang bisa dijadikan sebagai tempat bertanya dan berdiskusi mengenai berbagai problematika kehidupan.
    “Ini menunjukkan kebutuhan umat Islam kepada cendekiawan, bukan karena kepintarannya, tetapi kepeduliannya,” ujar Subilhar.
    Sebelumnya, Nuzirwan B Lubis, MSP terpilih secara aklamasi menjadi Ketua ICMI Sumut untuk periode 2016-2021 dalam musyawarah wilayah pada Sabtu, (21/6).(anjas)

  • iklan 3




  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com