• PEMPROV NTT Bahas Kemungkinan Perubahan Tarif Transportasi

    0

    Kupang, jurnalsumatra.com – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), akan mengundang semua komponen masyarakat terkait untuk membahas kemungkinan perubahan tarif transportasi pascapenurunan harga BBM.
    “Awal pekan depan, kami akan membahas kemungkinan perubahan tarif angkutan dengan komponen terkait seperti Organda dan lainnya,” kata Kepala Dinas Perhubungan Provinsi NTT Ricard Djami kepada Antara di Kupang, Jumat.
    Dia mengemukakan hal itu terkait kemungkinan perubahan tarif transportasi di NTT, sehubungan dengan penurunan harga BBM.
    Pemerintah memutuskan untuk menurunkan harga premium dan solar bersubsidi masing-masing sebesar Rp500/liter mulai 1 April 2016.
    Harga Premium semula dijual dengan harga Rp6.950 menjadi Rp6.450/liter, dan Solar yang semula dijual dengan harga Rp5.550 menjadi Rp5.150/liter.
    Dia mengharapkan, semua komponen terkait dalam memiliki pandangan yang sama, terkait dengan penyesuaian tarif karena BBM sudah mengalami penurunan beberapa kali.
    “Kita harapkan, pekan depan ada kesepakatan mengenai penyesuaian tarif transportasi yang akan diberlakukan di NTT,” kata Ricard Djami.
    Wali Kota Kupang Jonas Salean kepada wartawan secara terpisah mengatakan tarif angkutan Kota Kupang bisa turun sebesar tiga persen.
    Hanya saja, harga suku cadang juga harus turun karena BBM sudah turun, katanya.
    “Kita sudah buat ancar-ancar untuk turun sekitar tiga persen sesuai dengan ketentuan dari pusat tapi yang penting juga adalah harga suku cadang juga turun kalau tidak agak sulit untuk turunkan tarif angkot,” katanya.(anjas)

  • iklan 3




  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com