• iklan 3


  • NKRI Harga Mati

    0
    NKRI Harga Mati

    NKRI Harga Mati

    Palembang, jurnalsumatra.com – Nasionalisme menjadi harga mati untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Repubkik Indonesia (NKRI), untuk itu semangat ini harus dimiliki pemuda, terlepas dia agama apapun karena negera ini merupakan Bhineka Tunggal Ika.

    Hal tersebut diungkapkan, Kemas Khairul Mukhlis, Direktur Lintas Politika saat menjadi narasumber dalam Training of Trainer (TOT) Revitalisasi Wawasan Nusantara oleh Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI) di Fave Hotel, Jum’at (22/4). “Nasionalisme harga mati bagi pemuda,” kata Mukhlis.

    Dikatakan, aksi nyata membangun nasioalisme harus diwujudkan. Misalnya dengan bekerjasama dalam kegiatan sosial dengan melibat seluruh elemen pemuda dari lintas agama. “Membangun bangsa harus kuat pemudanya, bahwa NKRI adalah harga mati, sesuai semboyan Satyam Eva Jayate,” ungkapnya.

    Hal senada diungkapkan narasumber lainnya, M Fauzi dari alumni pemantapan nilai-nilai kebangsaan Lemhanas RI. “Bicara kebangsaan satu persepsi untuk memperkokoh dasar negara. Idealisme pemuda harus memiliki semangat bela negara,” tambahnya.

    Terlebih, lanjut Taufik, memasuki Masyarakat Ekonomi Asia (MEA), pemuda harus kuat nasionalisme ditengah gempuran ekonomi negara-negara Asia Tenggara. Perkuat dedikasi da kapabikitas menjadi keharusan. “Kalau saya optimis melihat pemuda sekarang. Perkuat kapabilitas dan kemampuan bahasa, terutama Inggris, Arab dan Mandarin,” tukasnya.

    Dalam acara tersebut, hadir semua perwakilan KMHDI dari wilayah Sumatera dan Jawa Bagian Barat. “Kita ingin melatih pelatih untuk pengkaderan KMHDI Sumsel,” pungkas I Made Hadi Purnomo ketua KMHDI Sumsel. (Eka)

  • iklan 3




  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com