• Lagi, Jembatan Tanjung Raja “Digoyang” Ponton Pengangkut Pasir

    0

    IMG_20160420_083347INDRALAYA, Jurnal Sumatra-

    Ponton pengangkut pasir yang sering beroperasi diseputaran kecamatan Rantau Alai  dan Kandis lagi-lagi “menggoyang” jembatan tanjung raja Rabu (20/04/2016).

    Menurut salah satu warga sekitar Yanti mengatakan bahwa kejadian tersebut terjadi sekitat pukul  7.30 WIB dan membuat jembatan tanjung raja retak dan bergoyang, sehingga membuat warga sekitar khawatir takutnya jembatan tersebut roboh.
     “Sekitar pukul 7.30 pagi tadi ponton tersebut menabrak jembatan dan ini sudah kedua kalinya ponton pengangkut pasir menabrak jembatan tanjung raja, dan membuat jembatan tanjung raja bergoyang dan mengalami retak dan juga terjadi pergeseran dibagian besi penyangga jembatan” Imbuhnya.
     Senada dikatakan oleh warga yang lain yang mengatakan bahwa sebelumnya ponton pengangkut pasir ini sudah dilarang beroperasi tapi kenapa masih saja beroperasi.
    “Kalau tidak salah untuk kegiatan ponton ini sudah dilarang untuk beroperasi, tapi masih saja beroperasi, dan kali ini terjadi lagi ada ponton yang menabrak jembatan tanjung raja, dan jelas ini sangat membuat warga sekitar cemas takutnya jembatan tersebut roboh” Ujarnya.
    Ditambahkannya,”saya selaku warga sekitar sangat berharap sekali kepada pemerintah Ogan Ilir (OI) supaya menindak tegas oknum penambang pasir yang diduga sangat meresahkan warga tersebut” Terangnya.

    Sementara itu menurut kapolsek Tanjung Raja Akp Herman Rozie menjelaskan bahwa ponton pengangkut pasir yang bermuatan 120 meter kubik yang membawa pasir yang ditarik tugboat dari Desa Santapan Kecamatan Kandis hendak menuju ke Desa Kapuk Kecamatan Pemulutan Selatan, namun ketika melintas dibawah jembatan tanjung raja tongkang pasir kiri depan menabrak tiang bagian tengah sehingga menyebabkan tongkang oleng dan tali pengikat terputus dan menyebabkan lantai jembatan retak dan bergeser.

    “Ponton pasir tersebut dari Desa Santapan Kecamatan Kandis hendak menuju ke Desa Kapuk Kecamatan pemulutan selatan, namun saat melintas di bawah jembatan tanjung raja tongkang pasir menabrak tiang tengah sehingga tongkang oleng dan tali pengikat putus, dan membuat lantai jembatan retak dan bergeser” Imbuhnya.

    Masih kata kapolsek, “sementara serang atas nama Sarwani (48) dan awak kapal yakni Hendra (38) dan Riki (18) yang semuanya merupakan warga Palembang sudah dimintai keterangan. Dan saat ini sudah kita laporkan ke pihak Polres OI” Terang Kapolsek. (Edi)

  • iklan 3




  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com