• iklan 3


  • Polda Babel Jaring 1.355 Pelanggar Lalu Lintas

    0

         Pangkalpinang, jurnalsumatra.com – Direktorat Lalu Lintas Polda Kepulauan Bangka Belitung berhasil menjaring sebanyak 1.355 pelanggar dalam Operasi Simpatik Menumbing 2016 yang digelar selama sepekan.
    “Dalam Operasi Simpatik Menumbing yang kami gelar dalam sepekan ini, kami menemukan 1.355 pelanggaran lalu lintas di antaranya 112 tilang dan 1.223 teguran kepada pengendara sepeda motor, mobil serta kendaraan khusus,” kata Dirlantas Polda Kepulauan Bangka Belitung, Kombes Pol Agus Suryonugroho di Pangkalpinang, Rabu.
    Adapun untuk barang bukti yang diamankan yakni 20 Surat Izin Mengemudi (SIM), 50 Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan 18 unit kendaraan. Kemudian terjadi empat kasus kecelakaan lalu lintas yang menyebabkan tiga korban meninggal dunia dengan total kerugian materil mencapai Rp7,2 juta.
    Sedangkan jumlah pelanggar didominasi kalangan pelajar dan mahasiswa sebanyak 128 orang, lalu dua berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS), 64 karyawan dan swasta serta tiga sopir.
    “Operasi Simpatik memang berbeda dari Operasi Zebra. Operasi Simpatik lebih banyak melakukan penegakkan hukum dengan cara teguran saja, penegakkan hukum dengan cara memberi tilang dilaksanakan apabila pelanggaran yang dilakukan sudah tidak bisa ditoleransi lagi atau jenis pelanggaran yang berat,” katanya.
    Dalam operasi itu pihaknya tetap menekankan personel Ops Simpatik harus bersikap humanis guna meningkatkan pelayanan prima terhadap masyarakat. Jika ada masyarakat yang melanggar cukup diberikan teguran dan nasehat sebagaimana motto Polantas sebagai penggerak revolusi mental dan pelopor tertib sosial di ruang publik.
    “Ops Simpatik merupakan salah satu strategi Polri yang berfungsi untuk mengurangi angka lakalantas di wilayah hukum Polda Babel yang dilaksanakan selama 21 hari atau tiga minggu,” katanya.
    Ia menyebutkan, operasi ini mengedepankan tindakan preemtif dan preventif dengan menitik beratkan kepada pemakai kendaraan bermotor, baik roda dua maupun roda empat sehingga meningkatkan disiplin dan kesadaran masyarakat pengguna jalan agar lebih tertib berlalu-lintas dan menekan lakalantas yang mengakibatkan jatuhnya korban manusia maupun kerugian materil.
    “Sasarannya para pengemudi angkutan umum dan pribadi maupun pengendara motor atau pengguna jalan yang kurang mengindahkan keselamatan, keamanan, ketertiban dan kelancaran lalu-lintas. Diharapkan agar setiap personel mampu memahami tugas dan tangung jawabnya sesuai dengan fungsi dan peranannya selama Ops Simpatik,” ujarnya.(anjas)

  • iklan 3




  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com