• Jalan Yang Menghubungkan Kku-Ketapang Putus Akibat Banjir

    0

        Sukadana, Kalbar, jurnalsumatra.com – Jalan provinsi yang menghubungkan antara Desa Riam Berasap Kecamatan Sukadana, Kabupaten Kayong Utara dan Kecamatan Nanga Tayap Kabupaten Ketapang putus akibat banjir bandang yang masih berlangsung hingga hari ini.
    “Ada tujuh titik banjir yang tersebar di empat desa, yakni Tanah Merah, Sungai Kelik, Lembah Hijau, Nanga Tayap yang terendam banjir dengan ketinggian bervariasi mulai dari satu meter hingga 1,5 meter,” kata Ujang (29) salah satu warga Kayong Utara, di Sukadana, Sabtu.

        Ia menjelaskan, dari empat lokasi tersebut, terdapat tujuh titik banjir yang merendam badan jalan dan membuat jalan provinsi tersebut tidak dapat dilewati kendaraan, baik roda dua dan empat.
    “Jalan sudah rata dengan air, kalau mau lewat harus menggunakan rakit, yang disediakan oleh masyarakat setempat” ungkapnya.
    Menurut dia, banjir yang terjadi di tujuh titik di jalan provinsi tersebut, akibat tingginya intensitas hujan di wilayah perhuluan, dimana dilokasi tersebut sudah berubah dari hutan menjadi perkebunan kelapa sawit.
    Beberapa rumah penduduk juga tampak terendam namun masyarakat belum ada yang mengungsi, karena rumah masyarakat dibangun menyerupai rumah panggung.

        Dijelaskannya pula, akibat tingginya air banjir tersebut hanya kendaraan jenis sepeda motor saja yang dapat melintas dan itupun harus menggunakan rakit milik masyarakat setempat.
    “Ada tujuh rakit yang disiapkan masyarakat, untuk menyewa satu rakit mulai Rp20 ribu hingga Rp40 ribu,” ujarnya.
    Dampak dari banjir tersebut, membuat aktivitas masyarakat setempat menjadi lumpuh, karena masyarakat tidak bisa bepergian, kalaupun mereka nekat untuk bepergian, maka harus siap-siap mengeluarkan biaya yang tinggi untuk menyewa rakit pada tujuh titik sepanjang jalan provinsi tersebut yang terendam banjir, kata Ujang.(anjas)

  • iklan 3




  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com