• Pemerintah Bangun Jalan Di Aceh Singkil

    0

         Singkil, Aceh, jurnalsumatra.com – Pemerintah Aceh pada tahun 2016 akan membangun peningkatan jalan sepanjang 65 kilometer dan jembatan yang menghubungkan Kuala Baru, Kabupaten Aceh Singkil menuju Trumon, Kabupaten Aceh Selatan.
    Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Aceh Singkil Muzni saat dihubungi di Singkil, Senin mengatakan, peningkatan pembangunan jalan tersebut sangat didambakan masyarakat, sehingga daerah-daerah terpencil di kawasan itu tidak terisolir lagi.
    Ia mengatakan, terwujudnya pembangunan jembatan besar di atas bantaran Sungai Singkil dan pembangunan peningkatan jalan kawasan terisolir Kuala Baru menuju Trumon itu merupakan berkat kerja keras Pemkab Aceh Singkil bersama Pemkab Aceh Selatan.
    Dua kabupaten yang terletak di wilayah Barat-Selatan Aceh tersebut selama ini terus berupaya serta mencari solusi ke tingkat atas supaya pembangunan ruas jalan provinsi tersebut dapat segera terwujud sebagaimana yang selama ini sangat didambakan masyarakat setempat.
    “Berkat kerja keras kita selama ini, pembangunan jalan itu sudah disahuti oleh Pemprov Aceh dengan dimulainya pembangunan jembatan besar di atas bantaran Sungai Singkil yang menghubungkan ke Kuala Baru dan pembangunan peningkatan jalan yang dimulai dari Kabupaten Aceh Selatan menuju Singkil,” katanya.
    Ia mengatakan, infrastruktur yang sedang dibangun tersebut merupakan ruas jalan provinsi yang sumber dananya dari Anggaran Pendapatan Belanja Aceh (APBA), bukan dari Sumber Anggaran pendapatan Belanja Kabupaten (APBK) Aceh Singkil.
    “Ini ruas jalan provinsi. Jadi, pembangunanya juga wewenang mereka, sedangkan kita di kabupaten hanya mensuport serta mendukung terlaksananya pembangunan tersebut,” katanya menambahkan.
    Jalan Kuala Baru, Aceh Singkil menuju Trumon tersebut panjangnya sekitar 65 kilometer, pembangunanya dimulai dari Kecamatan Trumon, Kabupaten Aceh Selatan tembus ke wilayah Kabupaten Aceh Singkil melalui Kecamatan Kuala Baru.
    “Jadi, dua kabupaten ini bersama dengan pihak provinsi terus berupaya dan berusaha sekuat tenaga untuk membuka jalan lintas tersebut, sehingga daerah-daerah terisolir yang berada di pesisir pantai Kabupaten Aceh Singkil dapat terbuka,” katanya.
    Dengan terbukanya akses jalan tersebut, lanjutnya, masyarakat yang berada di seberang Sungai Singkil, dengan jumlah penduduk sekitar 4 ribu jiwa itu tentu akan menjadi mudah dalam segala bidang, mulai dari pemasaran hasil tangkapan nelayan, pelayanan kesehatan, pendidikan sampai dengan koordinasi pemerintahan kecamatan dengan kabupaten.
    Selain pertumbuhan ekonomi yang akan bergeliat di masyarakat, kata dia, pengembangan infrastruktur di kawasan yang selama ini terisolir menjadi lebih meningkat, karena dengan adanya jalan lintas tersebut dapat memperpendek jarak tempuh antara Kabupaten Aceh Singkil dengan provinsi.
    Ia juga menyebutkan, Kabupaten Aceh Singkil akan berkembang pesat jika hubungan darat ini lancar dengan beberapa kabupaten lainnya di kawasan barat selatan Provinsi Aceh.
    “Kalau jalan ini sudah siap terbangun, jarak tempuh ke Banda Aceh menjadi lebih dekat karena terpotong sekitar 100 kilometer, dan begitu juga jarak tempuh ke Sibolga, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat aksesnya dekat sekali,” katanya.
    Oleh karena itulah, ia berharap, Pemerintah Pusat sekiranya mau ikut campur dalam melakukan pembangunan di Kabupaten Aceh Singkil, baik pembangunan infrastruktur maupun dalam meningkatkan ekonomi masyarakat, sehingga daerah yang selama ini tertinggal dapat bangkit menuju kemajuan sebagaimana kabupaten lain di nusantara ini.(anjas)

  • iklan 3




  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com