• iklan 3


  • Peratutan PILKADA Efektif Tekan Pelanggaran Pemilu

    0

    Bengkulu, jurnalsumatra.com – Undang Undang Nomor 8 Tahun 2015 maupun Peraturan KPU yang mengatur tentang pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah 2015 dinilai efektif menekan tindak pelanggaran Pemilu di Provinsi Bengkulu, kata pejabat setempat, Senin.     Komisioner Badan Pengawas Pemilu Provinsi Bengkulu Divisi Hukum Pelanggaran dan Penindakan, Ediansyah Hasan, di Bengkulu mengatakan, pelanggaran pemilu pada Pemilihan Legislatif dan Presiden 2014 jauh lebih besar dibanding Pilkada 2015.     “Untuk Pilkada di Bengkulu 2015 dengan delapan kabupaten dan satu provinsi, tercatat hanya 301 pelanggaran,” kata dia.     Pelanggaran administrasi sebanyak 142 kasus, pidana lima kasus dan kode etik enam kasus. Pelanggaran yang masuk ke ranah sengketa hanya lima kasus, dan pemeriksaan yang dihentikan sebanyak 142 kasus.     “Itu membuktikan sejumlah aturan baru pada Pilkada 2015, seperti pembatasan alat peraga menjadi efektif mengurangi pelanggaran pemilu,” kata Ediansyah.     Jika melihat data pelanggran Pilpres dan Pileg 2014 total pelanggaran yang dicatat mencapai 448 kasus. Untuk pelanggaran yang diteruskan pemeriksaannya bahkan mencapai 391 kasus. “Hanya 57 kasus yang tidak diteruskan,” ucapnya.     Menurutnya, walaupun peraturan Pilkada 2015 efektif menekan pelanggaran yang terjadi di Bengkulu, bukan berarti aturan tersebut sudah sempurna untuk digunakan sebagai peraturan pemilu berikutnya.     “Masih ada sejumlah pelanggaran yang tidak bisa dijerat dengan aturan tersebut sehingga butuh aturan lagi,” ujarnya.(anjas)

  • iklan 3




  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com