• Papua – UP2KP Kembali Agendakan Pengawasan Kis Di Papua

    0

    Jayapura, jurnalsumatra.com – Unit Percepatan Pembangunan Kesehatan Papua (UP2KP) kembali mengagendakan pengawasan terhadap penggunaan Kartu Indonesia Sehat (KIS) di masing-masing kabupaten/kota pada tahun anggaran 2016.
    “Kita akan kembali melakukan pengawasan terhadap penggunaan kartu Indonesia Sehat di masing-masing kabupaten/kota di Papua, apakah kartu sudah digunakan dan benar-benar dimanfaatkan atau tidak,” kata Kepala Bidang Kesektariatan UP2KP Alexander Krisifu, di Jayapura, Rabu.
    Menurut dia, pihaknya kembali mengagendakan pengawasan terhadap kartu sehat tersebut karena Kota Jayapura tengah menjadi barometer penggunaan kartu tersebut namun masih bermasalah setelah dilakukan pemantauan lapangan.
    Pada 16-18 November 2015, tim UP2KP melalukan pemantauan di masing-masing kelurahan yang ada di lima distrik di Kota Jayapura, dan tim menemukan masih banyak warga yang berdomisili di Kota Jayapura yang belum memahami program Kartu Indonesia Sehat (KIS).
    Hingga kini masih banyak warga Kota Jayapura belum paham tentang apa itu program Kartu Indonesia Sehat (KIS), perlu adanya sosialisasi secara kontinyu oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.
    Sosialisasi tentang pemanfaatan Kartu Indonesia Sehat, menurut Alexander, dipandang penting mengingat sebagian masyarakat Kota Jayapura sudah mendapatkan KIS akan tetapi mereka belum mendapatkan penjelasan tentang manfaat kartu sehat tersebut.
    Selain itu, sosialisasi juga terkait sistem pengelolaan KIS terhadap fasilitas kesehatan juga masih kurang.
    “KIS memang masih baru dan masyarakat sudah ada yang menggunakan kartu sehat itu, para pemberi layanan kesehatan di  fasilitas kesehatan masih banyak yang belum mendapatkan sosialisasi tentang KIS, sehingga perlu dikawal,” kata Alexander.
    Alexander menambahkan, pemantauan yang dilakukan sama dengan yang dilakukan di Kota Jayapura yakni pemantauan dilakukan dengan mengacu pada total jumlah penduduk Papua dan Papua Barat terkini sebanyak 3,5 juta penduduk, sementara kondisi ril di lapangan penduduk Papua tidak mencapai jumlah tersebut.(anjas)

  • iklan 3




  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com