• iklan 3


  • Dipalaki Preman Prabumulih Sopir Truk Ngadu ke Gubernur

    0
    DIpalaki Preman Prabumulih Sopir Truk Ngadu ke Gubernur

    DIpalaki Preman Prabumulih Sopir Truk Ngadu ke Gubernur

    PALEMBANG, jurnalsumatra.com – Puluhan sopir truk mendatangi kantor Gubernur Sumsel untuk mengadukan nasib mereka karena maraknya aksi pemalakan dan pungutan liar diwilayah Pemerintah Kota Prabumulih.

    Dalam hal ini pendemo diterima oleh Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Provinsi Sumsel H Nasrun Umar saat menerima puluhan sopir angkutan di Palembang, mengatakan, pihaknya akan memanggil Kepala Dinas Perhubungan Kota Prabumulih untuk menyelesaikan permasalahan dugaan pungutan liar atau pungli tersebut.

    Bukan itu saja tetapi pihaknya juga akan memanggil Dinas Perhubungan yang dilewati truk tersebut terutama yang melakukan pungli, kata dia pada jurnalsumatra.com. “Kita ingin mengetahui permasalahan yang sebenarnya tentang kasus pungli tersebut,” ujar Nasrun Umar.

    Yang jelas kasus tersebut harus segera diselesaikan dan tidak boleh berlarut-larut. Agar dapat menyelesaikan permasalahan, terkait adanya aksi palak yang disinyalir dibekingi oleh para Kadishub kabupaten/kota. Pihaknya membutuhkan waktu, supaya dapat diselesaikan secara baik, sopan santun.

    “Saya sebagai pembina transportasi Sumsel. Penyelesaian permasalahan ini agar dapat dilakukan secara baik, beretika, sopan santun, karena ini ciri khas Provinsi Sumsel. Kalau ini bisa dillaksanakan, Insya Allah bisa dicari jalan keluarnya, Persoalan (pemalakan) ini tidak bisa diatasi oleh Dishub tetapi dapat diatasi pihak keamanan ketertiban. Kami akan melakukan koordinasi dengan Polresta setempat. Atas apa yang bapak tuntutkan,” jelasnya.

    Sebelum mengakhiri pertemuan dengan para sopir angkutan non batubara. Nasrun meminta para sopir dapat segera pulang ke daerah masing-masing, dan bersalaman dengan para sopir tersebut.

    “Untuk dapat kembali ke tempat, masing-amsing. Hari ini juga akan saya dapatkan koordinasi itu. Sehingga, masalah ini dapat segera diselesaikan,” katanya.

    Dalam aksi damai yang dilakukan puluhan sopir angkutan non batubara ini mewakili sejumlah daerah seperti Kota Lubuklinggau, Tebing Tinggi, Kota Pagaralam, Kabupaten Lahat, Kabupaten Muara Enim, Tanjung Enim, Baturaja, dan Prabumulih.

    diduga pungli ini dilakukan oleh preman dan dinas perhubungan kota Prabumulih,hal ini diungkapkan Koordinator Aksi Sukirman Senin Palembang.

    Dalam orasinya Sukirman mengatakan,” pemalakan yang dilakukan oleh preman dan oknum dishub terjadi sejak beberapa bulan terakhir,kami para sopirr truk dari luar kota tidak bisa melewati menuju ke kota prabumulih,” bebernya.

    Ditambahkannya,”Aksi pemalakan ini sangat merugikan kami,karena harus mengeluarkan biaya tambahan,” jelasnya.

    Untuk itu kami meminta gubernur Sumsel memerintahkan walikota Prabumulih menindak oknum dishub serta memberikan sanksi tegas terhadap oknum dishub tersebut,dan tidak ada lagi memindahkan angkutan kami ke mobil pick up,” tandasnya
    Sementara itu Kadishub sumsel Nasrun Umar mengatakan,” kami hari ini juga akan memanggil Kadishub Kota Prabumulih untuk meneyelasaikan masalah ini dan akan berkoordinasi dengan polresta,”tegasnya.(uni)

  • iklan 3




  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com