• iklan 3


  • BPBD Dumai Waspadai Karhutla Jelang Musim Kemarau

    0

       Dumai, Riau, jurnalsumatra.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Dumai akan meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman kebakaran hutan dan lahan mengingat musim kemarau diprediksi bakal masuk pada awal Februari 2016.
    Kepala Seksi Pencegahan dan Penanggulangan Bencana BPBD Kota Dumai Muhammad Rasyid Ridho di Dumai, Jumat, mengatakan prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru memprakirakan musim penghujan akan berahir hingga Januari, sedangkan Februari memasuki kemarau.
    “Pemantauan situasi kebakaran hutan dan lahan terus kita lakukan, terutama pada awal Februari nanti karena diprediksi mulai masuk kemarau,” katanya.
    Dari hasil pemantauan pihaknya lewat satelit pada Januari 2016 terpantau satu titik panas di Kecamatan Sungai Sembilan, namun setelah diteliti ke lokasi ternyata bukan kebakaran lahan.
    Kewaspadaan karhutla dilakukan juga dengan pembuatan sekat kanal di sejumlah lokasi bersama unsur terkait, seperti kepolisian, TNI dan perusahaan peduli dan masyarakat.
    “Kita juga mengupayakan pembuatan kanal yang digagas oleh aparat kepolisian setempat dalam rangka pencegahan kebakaran hutan dan lahan tersebut,” jelasnya.
    Menurutnya, di sejumlah kelurahan Dumai rawan terjadi karhutla, karena itu pihaknya mengimbau masyarakat untuk menjaga lingkungan dan tidak membuka lahan dengan cara membakar.
    Selain itu, BPBD Dumai juga mencatat pada periode Februari hingga Oktober 2015 lalu terjadi 132 kejadian kebakaran hutan dengan 584 hektar lahan terbakar tersebar di tujuh kecamatan Dumai.
    Kapolres Dumai AKBP Suwoyo menyebutkan, pada 2016 ini telah dibangun rampung sebanyak 30 kanal di kawasan hutan gambut rentan terjadi kebakaran sebagai antisipasi karhutla di Dumai.
    “Usaha mencegah kabakaran hutan dan lahan dengan membangun sekat kanal di hutan yang rawan kebakaran dan ini dinilai efektif,” katanya.
    Sekat kanal yang dibuat selain dapat berfungsi sebagai pembatas juga berfungsi sebagai pasokan air sehingga ketika terjadi kebakaran tim pemadam tidak kesulitan mencari sumber air.
    Kepolisian, lanjut dia, akan fokus melakukan pencegahan karhutla dengan intens melakukan sosialisasi bahaya karhutla dan hukuman bagi pelaku pembakar hutan dan lahan serta mengaktifkan patroli rutin.(anjas)

  • iklan 3




  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com