• Warga Kecamatan Betung Penunggak PLN Tertinggi

    0

    logo-pln-_160425171426-618BANYUASIN, Sumsel, jurnalsumatra.com – Kecanatan Betung Kabupaten Banyuasin menempati peringkat pertama terbesar tunggakan PLN, yaitu Rp 2.813.941.589 dari  1.223 pelanggan,  dari  beberapa  Kecamatan.

    Sementara Kecamatan Banyuasin III menempati urutan kedua dengan jumlah tunggakan sebesar Rp 578.975.182 dengan 875 pelanggan.

    Hal itu berdasarkan  data ter update sejak 16 Oktober 2016 PLN Rayon Cabang Pangkalan Balai Kabupaten Banyuasin.

    Akibatnya, PLN Rayon Cabang Pangkalan Balai mengalami kerugian sebesar Rp 8.093.759.254, dengan jumlah 4.794 pelanggan. Lalu Kecamatan Pulau Rimau 181 pelanggan dengan tunggakan Rp 165.583.224,-

    Kemudian Kecamatan Rantau Bayur dengan jumlah pelanggan 276 pelanggan dengan tunggakan  Rp 507.862.779,- Seterusnya, Kecamatan Sumbawa jumlah pelanggan 157 pelanggan dengan tunggakan Rp 80.566.640,- dan  Kecamatan Suak Tapeh Dengan jumlah pelanggan sebanyak 126 pelanggan dengan tunggakan Rp 149.850.486.

    Manager PLN Rayon Pangkalan Balai, Erwin Priadi  menerangkan, untuk tiga bulan kedepan dirinya akan melakukan upaya penurunan angka tunggakan dengan menekan tempat-tempat yang tinggi nominal tunggakannya.

    “Kita akan terus berusaha sebisa mungkin untuk menekan tunggakan yang ada dengan cara melakukan razia atau penerapan sangsi kepada pelanggan yang memiliki nominal tertinggi,”tegasnya.

    Lanjutnya, tunggakan di PLN ada 2 katagori yaitu  tunggakan 1 sampai 3 bulan dikelola oleh Billman (dulunya cater), sedangkan yang diatas 3 bulan ada kontrak tersendiri yang dibantu tim mandiri pegawai internal PLN.

    “Bisa juga tim Billman membantu penagihan atau bongkar rampung untuk tunggakan 3 bulan ke atas dengan surat tugas khusus yang intinya semua sumberdaya dimaksimalkan, ” bebernya.

    Untuk memberi Efek ke masyarakat sambung Erwin, akan diadakan pembongkaran atau pencabutan meter khusus pelanggan 3 bulan ke atas fokus utamanya ke sana.

    “Kalau  ternyata pelanggan melunasi pada saat tim ke lokasi maka  pembongkaranya dibatalkan. Karena setiap bulan juga kita kirimkan (infokan) ke kecamatan data pelanggan yang menunggak  dan sekaligus rincian perdesanya”, tuturnya.

    Tunggakan yang besar, katanya  akan berpengaruh ke pemerintah daerah seperti pajak penerangan jalan umum (PPJU) yang besarnya untuk kabupaten banyuasin 10 % dari rekening listrrik pelanggan.  “Itu juga  salah satu isi surat saya ke kecamatan dan beberapa desa yang banyak tunggakannya,”jelasnya.

    Erwin menghimbau kepada masyarakat agar ada kerjasama yang baik dan  taat membayar listrik setiap bulan. “Kami mengharapkan kesadaran masyarakat,  untuk membayar tagihan  PLN tepat pada waktunya,”katanya. ,(lubis)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com