• Warga Bandarlampung Minta Dinkes Lakukan Pengasapan

    0

         Bandarlampung, jurnalsumatra.com – Warga Kota Bandarlampung  meminta Dinas Kesehatan setempat untuk melakukan pengasapan menyeluruh guna menekan penyebaran penyakit demam berdarah dengue (DBD) di daerah ini.
    “Pada musim seperti ini perkembangan nyamuk Aedes aegypti sangat cepat, karena itu saya sangat berharap instansi terkait untuk melakukan fogging,” kata warga Kecamatan Bumiwaras Tarman, di Bandarlampung, Selasa.
    Ia mengharapkan jangan sampai dilakukan pegasapan setelah ada warga yang meninggal dunia karena penyakit DBD.
    Dia menyebutkan, warga di daerahnya telah menerapkan 3M yakni menguras, menutup, dan mengubur untuk mencegah nyamuk Aedes aegypti berkembang biak secara luas.

         Frangky, warga Kecamatan Tanjungsenang mengatakan di daerahnya sudah ada warga yang meninggal karena DBD, sehingga pemkot seharusnya sudah melakukan pengasapan.
    “Warga yang berada di Kecamatan Tanjungsenang Kelurahan Way Kandis sudah ada yang meninggal karena DBD, usianya delapan tahun,” katanya pula.
    Menurut dia, perlu ada perhatian serius dari Pemkot Bandarlampung atas penanganan DBD ini, karena sudah memakan korban jiwa.
    Dia memita instansi terkait mengambil langkah-langkah proaktif terhadap kasus DBD yang sudah banyak menyerang warga setempat.
    Sedangkan Okky, warga Kecamatan Tanjungkarang Pusat mengatakan di wilayahnya belum ada yang jatuh sakit atau meninggal dunia karena DBD.
    “Belum ada korban DBD, meskipun nyamuk di sini sudah mulai banyak, padahal 3M sudah diterapkan oleh warga,” kata dia lagi.
    Sejumlah wilayah di Kota Bandarlampung diketahui endemik DBD pada setiap musim hujan. Saat ini beberapa warga di Bandarlampung diketahui meninggal dunia karena DBD.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com