• Warga Agar Taat Bayar Premi BPJS Kesehatan    

    0

    Pekanbaru, jurnalsumatra.com – Lurah Labuh Baru Barat, Kecamatan Payung Sekaki, Kota Pekanbaru, Riau,  mengimbau 954 peserta mandiri BPJS Kesehatan yang menunggak sebesar Rp126,8 juta itu agar taat membayar premi karena dapat menggangu kualitas pelayanan kesehatan.
    “Kualitas pelayanan dalam era BPJS Kesehatan ini penting sehingga harapan masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik bisa terdukung,” kata Lurah Labuh Baru Barat, Lukman, di Pekanbaru, Senin.
    Imbauan tersebut disampaikannya terkait temuan Kantor BPJS Kesehatan Cabang Utama Pekanbaru, dimana  tunggakan ini muncul antara lain akibat peserta belum taat dan menyadari pentingnya rutin membayar premi.
    Menurut Lukman, imbau tersebut akan dibuatkan dalam bentuk maklumat atau surat edaran Lurah pada tiap RT dan RW agar mereka bisa langsung memberi warganya terkait tunggakan itu yang harus dilunasi.
    Ia mengatakan, banyaknya tunggakan antara lain terjadi lebih akibat belum baiknya kualitas pelayanan sehingga memicu masyarakat enggan membayar premi secara tertib.
    “Akan tetapi, kepatuhan warga sangat dibutuhkan dalam membayar premi secara rutin BPJS merupakan salah satu program jaminan sosial bertaraf nasional guna melindungi hak penduduk Indonesia,” katanya.
    Namun demikian, diakuinya bahwa dirinya sering menerima  keluhan masyarakat masih kurangnya berkualitasnya pelayanan BPJS Kesehatan yang dirasakan oleh pemegang kartu JKN KIS BPJS peserta mandiri.
    Dalam hal ini, Lukman memandang bahwa saatnya pemerintah membangun RS BPJS Kesehatan sehingga tidak ada lagi warga yang mendapatkan penolakan RS swasta saat dirawat.
    Sebelumnya Kepala Unit Penagihan dan Keuangan BPJS Kesehatan Kantor Cabang Utama Pekanbaru, Erwin Fadillah mengatakan untuk perbaikan kualitas pelayanan kesehatan dan keberlangsungan program JKN-KIS BPJS Kesehatan diperlukan kepatuhan peserta dalam membayar premi secara rutin.
    Sebab, katanya lagi, persoalan tunggakan terkait dengan upaya peningkatan kualitas pelayanan kesehatan, yang tentunya harus didukung oleh kualitas iuran maksimal yang diterima.
    Seandainya semua peserta taat membayar iuran, katanya lagi, maka kualitas pelayanan BPJS Kesehatan tentunya akan semakin membaik didapatkan oleh masyarakat.
    “Oleh karena itu mari secara bersama-sama dan bergotong royong untuk mendukung program pemerintah ini dengan taat membayar iuran, selanjutnya tentunya diharapkan pula masyarakat bersama-sama bisa mengawal pemanfaatan iuran ini untuk sebesar-besarnya bagi kepentingan perbaikan kualitas pelayanan kesehatan dan keberlangsungan program JKN-KIS BPJS Kesehatan,”katanya.
    Jika BPJS Kesehatan berjalan dengan baik, diyakini akan tercipta masyarakat yang sehat dan sejahtera menuju kemajuan bangsa Indonesia.
    Sementara itu untuk menekan jumlah tunggakan yang terus membesar itu, manajemen Kantor Cabang Utama BPJS Kesehatan Kota Pekanbaru, menuntaskan kunjungan ke 15 kelurahan hingga November 2016. (anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com