• Tiga Kepala Desa Di Sambas Mundur

    0

        Pontianak, jurnalsumatra.com – Tiga kepala desa di Kabupaten Sambas harus turun jabatan sebagai kepala administrasi tertinggi di tingkat desa lantaran desakan masyarakatnya karena ketidakmampuan mengelola keuangan anggaran dana desa.
    Ketiga kepala desa tersebut yakni Kepala Desa Durian Kecamatan Sambas, Desa Bekut Kecamatan Tebas dan Desa Seranggam Kecamatan.
    Menanggapi hal itu Wakil Bupati Sambas Hairiah, Senin mengatakan seharusnya kepala desa aktif membangun komunikasi.
    “Kepala desa harus melakukan komunikasi dengan BPD, Sekdes dan ‘stakeholder’ jangan setengah-setengah nanti menjadi masalah dan soal ADD harus transparan,” ujarnya saat dihubungi di Sambas.

        Sementara itu Asisten I Bidang Pemerintahan Pemkab Sambas, Arlizen menjelaskan pihaknya telah memberikan pelatihan yang mencukupi guna membekali kepala desa agar mampu mengelola keuangan desa bersama perangkatnya.
    “Sudah kita gelar pelatihan pengelolaan keuangan desa kepada kepala desa, bagaimana menyusun anggaran dan penggunaan hingga tata cara pelaporan. Dalam penggunaan dana desa harus mengacu kepada peraturan yang ada,” kata dia.
    Dikatakannya, Pemda sudah menaruh keyakinan terhadap kepala desa atas kemampuan mereka mengelola dana ADD sehingga mampu berpartisipasi dalam pembangunan. Menurutnya terdapat beberapa faktor yang bisa menjadi pemicu permasalahan tata kelola keuangan desa.
    “Permasalahan akan muncul pada saat kepala desa tidak melibatkan atau jarang melakukan koordinasi kepada lembaga desa lainnya seperti Badan Permusyawaratan Desa (BPD), kemudian juga tidak transparannya pengelolaan keuangan dan pelaporan bisa memantik hal yang mengakibatkan mundurnya kepala desa tersebut,” kata dia.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com