• Telaga Menjer Expo Padukan Potensi Wisata-Pertanian

    0

    Wonosobo, jurnalsumatra.com – Telaga Menjer Expo (TME) 2015 di Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah yang dijadwalkan Minggu (23/8) bakal memadukan potensi wisata alam dengan pertanian dan budaya lokal.
    “Potensi kekayaan alam berupa keindahan panorama dan produk hasil pertanian khas di kawasan Telaga Menjer menginspirasi kami mahasiswa KKN Universitas Gadjah Mada menggelar TME 2015,” kata Ketua TME, Burhan Prasetyo, di Wonosobo, Rabu.
    Sesuai tema kuliah kerja nyata (KKN), katanya, yaitu “One Village One Product”, pihaknya berupaya untuk bisa turut berkontribusi mempromosikan potensi khas kawasan Telaga menjer di Desa Maron Kecamatan Garung berupa pipang kepada masyarakat luas.
    Ia menuturkan jipang yang biasanya hanya dijadikan sebagai salah satu jenis sayuran sebenarnya bisa diolah menjadi beberapa jenis produk makanan yang memiliki nilai ekonomi lebih dan nanti pada TME disajikan selama sehari penuh, mulai pagi hingga malam hari.
    Ia mengatakan TME 2015 mengambil tema “Nandur Srawung” yang menggambarkan sinergi antara masyarakat setempat, pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) hingga pihak pemerintah maupun swasta.
    “Kami mengusung tema ‘Nandur Srawung’ yang memiliki makna kerja sama semua pihak terkait dalam mengupayakan optimalisasi potensi Telaga Menjer, baik dari sektor pertanian maupun sektor pariwisata,” katanya.
    Di mata para mahasiswa KKN, katanya potensi utama kawasan Telaga Menjer selain untuk menopang kebutuhan sumber daya energi listrik juga   wisata dan pertanian.
    “Kami mengakui Telaga Menjer memang luar biasa dari sisi panoramanya, selain itu juga didukung dengan beberapa potensi lain, seperti Bukit Seroja, taman kupu kupu, kesenian lokal, hingga beberapa produk olahan jipang,” kata mahasiswa Fakultas Pertanian UGM tersebut.
    Ia mengatakan untuk menyemarakkan TME 2015 panitia juga menggelar lomba mewarnai dan lomba menggambar untuk anak-anak TK dan SD, senam keluarga, penanaman pohon, tebar benih ikan, dan pameran fotografi.
    Ia menuturkan dari pihak Desa Maron menampilkan kesenian khas daerah ini.
    Kepala Desa Maron, Marji mengatakan masyarakat menyambut antusias TME 2015.
    “Konsep para mahasiswa yang unik, yaitu menggabungkan potensi wisata alam dengan pertanian dan budaya lokal dalam tema ‘Nandur Srawung’ sangat menarik sehingga kami mendukung penuh,” katanya.
    Kepala Kantor Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Wonosobo, Agus Purnomo mengatakan gagasan untuk memperkenalkan Telaga Menjer sebagai salah satu destinasi wisata unggulan layak untuk diapresiasi.
    “Seperti tahun sebelumnya, Telaga Menjer Expo menjadi magnet tersendiri bagi masyarakat untuk datang mengunjungi kawasan wisata Menjer. Apalagi kini sudah dibuka objek baru yang sangat menarik di kawasan telaga, yaitu Bukit Seroja,” katanya.
    Ia menuturkan pemandangan telaga dari atas Bukit Seroja bisa membuat wisatawan lebih betah untuk berlama-lama di Menjer.
    “Kami berharap kunjungan wisatawan ke objek wisata alam tersebut dapat meningkatkan taraf perekonomian masyarakat setempat,” katanya.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com