• Tebusan Amnesti Pajak Maluku-Papua Rp465,47 Miliar      

    0

    Jayapura, jurnalsumatra.com – Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kantor Wilayah Papua dan Maluku mengungkapkan tebusan dari hasil program amnesti pajak di wilayah tersebut mencapai Rp465,47 miliar.
    “Pencapaian amnesti pajak per 30 September 2016 tercatat sebanyak 3.789 surat pernyataan harta dengan total nilai uang tebusan Rp465,47 miliar,” ujar Kepala Bidang Pemeriksaan, Penagihan, Intelijen dan Penyidikan Kantor DJP Papua dan Maluku Rachmad Auladi, di Jayapura, Senin.
    Ia memperinci bahwa perolehan tersebut berasal dari tujuh Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama, mulai dari Ambon hingga Jayapura.
    Untuk KPP Pratama Jayapura, Rachmad menyebut dari 989 SPH diperoleh uang tebusan Rp121 miliar, KPP Pratama Ambon terdapat 1.223 SPH dengan hasil Rp176,88 miliar, kemudian KPP Pratama Sorong terdapat 551 SPH dan raihannya Rp62,10 miliar.
    Selain itu, KPP Pratama Manokwari sebanyak 126 SPH dengan total nilai tebusan Rp20,70 miliar, KPP Pratama Merauke 359 SPH hasilnya Rp37,84 miliar, KPP Pratama Timika sebanyak 158 SPH dengan nilai Rp17,93 miliar, dan KPP Pratama Biak memperoleh 252 SPH Rp29,01 miliar.
    Dari hasil tersebut, DJP Papua dan Maluku disebut berhasil melampaui target dana tebusan amnesti pajak yang sebesar Rp354 miliar.
    “Persentase pencapaian dari target Kanwil DJP Papua Maluku mencapai 131,49 persen, yakni dar target Rp354 miliar terealisasi Rp465,47 miliar,” ujar Rachmad.
    Dia menjelaskan kini program amnesti pajak telah memasuki periode kedua yang berlaku hingga 31 Desember 2016.
    “Kanwil DJP Papua dan Maluku mengimbau kepada wajib pajak untuk tetap memanfaatkan amnesti pajak sebelum periode kedua berakhir,” tuturnya.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com