• Tahun Depan Pulau Kemaro Dialiri Air Bersih

    0

    pulau_kemaroPALEMBANG, jurnalsumatra.com – Dinas PU CK dan Perumahan Kota Palembang berjanji tahun depan 10 bungalow yang berada di pulau kemaro sudah dapat dialiri air bersih, sehingga dengan adanya air bersih bunga low dapat dinikmati para wisatawan yang akan berkunjung ke salah satu wisata yang ada di Palembang tersebut.

    “Saat ini pengerjaan pemasangan pipa sedang berlangsung, kami pastikan tahun depan sudah didistribusikan air dari PDAM ini,”kata kata kepala PU CK dan Perumahan, Saiful kepada , Selasa (11/10).

    Menurut Saiful, pemasangan pipa khusus dari PDAM tersebut nantinya akan mendistribusikan air ke tempat penampungan sementara. Kemudian penampungan ini akan mengalirkan air ke seluruh bunggalow dan bangunan lainnya. Karena selama ini PDAM tidak dapat mendistribusikan secara

    langsung.

    “Dengan adanya air bersih, para wisatawan yang akan berkunjung ke bungalow tidak perlu khawatir lagi dengan air bersih, lisrtik dan fasilitas penunjang lainnya,”urainya.

    Proyek ini menelan anggaran mencapai Rp 500 juta yang telah dianggarkan pada tahun ini, anggaran ini menggunakan APBD Palembang. Pihaknya terus berupaya untuk memberikan fasilitas di pulau kemaro.

    Sementara itu, Anggota DPRD Palembang, Hardi menjelaskan dengan adanya fasilitas penunjang yang ada di bungalow akan membuat banyak wisatawan yang akan berkunjung, karena selama ini kurang diminatinya bungalow karena tidak adanya fasilitas penunjang.

    Politisi Nasdem ini menyarakan kepada Pemerintah Kota Palembang untuk menyerahkan pengelolaan bungalow kepada swasta, sehingga pulau kemaro akan menjadi salah satu kawasan wisata yang akan banyak dikunjungi wisatawan dalam dan luar negeri.

    “Kalau bungalow ini dikelola oleh swasata maka akan lebih maju dan berkembang seperti sekarang ini, karena swasta akan mengelola secara profesional, tentu sistem seperti apa kita serahkan kepada Pemkot dan pihak ketika sistem kerjasama yang akan dibangun,”jelasnya.

    Proyek bungalow yang menelan anggaran mencapai Rp 3,7 miliar selesai pada tahun 2014 lalu hingga sekarang belum dapat dimanfaatkan secara baik, sehingga 10 bungalow ini terbengkalai karena tidak terawatt dengan baik karena alasan tidak ada fasilitas penunjang seperti air bersih dan listrik.(eka)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com