• Sulteng Miliki Sembilan Kampung Siaga Bencana

    0

        Palu, jurnalsumatra.com – Provinsi Sulawesi Tengah yang terdiri dari 13 kabupaten dan kota itu, kini telah memiliki sembilan kampung siaga bencana (KSB).
    Kepala Bidang Jaminan dan Bantuan Sosial Dinas Sosial Provinsi Sulteng, Suandi di Palu, Sabtu mengatakan penetapan KSB di daerah ini dilakukan pada 2011-2016.
    Ia menjelaskan dua desa siaga bencana baru ditetapkan pada 2016 ini yakni salah satu desa di Kabupaten Morowali Utara dan Ampana, Kabupaten Tojo Una-Una.
    Semua desa/kampung yang masuk dalam program KSB tersebut merupakan rawan bencana banjir, tanah longsor dan gempa bumi.
    Artinya, kata dia, wilayah-wilayah permukiman penduduk itu selama ini memiliki intensitas bencana yang tergolong tinggi dibandingkan desa/kelurahan lainnya di masing-masing kabupaten dan kota di Provinsi Sulteng.
    Di setiap desa/kelurahan yang telah ditetapkan sebagai KSB juga dibentuk tim relawan bencana dan dilengkapi dengan fasilitas yang dibutuhkan, termasuk didukung penyediaan logistik.

        Sembilan kampung/desa di Sulteng yang telah ditetapkan Pemerintah Provinsi dan Kementerian Sosial sebagai KSB antara lain Desa Balubete, Kecamatan Dolo Selatan, Kabupaten Sigi, Desa Marantale, Kabupaten Parigi Moutong, Desa Watatu, Kabupaten Donggala, Desa Anggasan, Kabupaten Tolitoli, Desa Pandajaya, Kabupten Poso dan Desa Pamoyagon di Kabupaten Buol.
    Suandi menambahkan program kampung/desa siaga bencana merupakan program Kementerian Sosial agar pendistribusian berbagai bantuan kemanusiaan menjadi dekat dan lebih cepat sampai ke korban bencana.
    “Tujuan adanya KSB agar bisa dengan cepat menjadi garda terdepan di desanya dalam penanggulangan bencana dan tepat sasaran,” kata Suandi.
    KSB akan menjadi tempat penampungan, pengolahan, dan pendistribusian logistik untuk korban bencana di daerah itu.
    Karenanya, lanjut Suandi, keberadaan KSB perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah dan masyarakat di daerah itu.
    Sulawesi Tengah termasuk salah satu daerah di Tanah Air yang sangat rawan bencana alam baik banjir, tanah longsor maupun gempa bumi.
    Hampir seluruh kabupaten kota di Sulteng rawan bencana karena banyak sungai dan kondisi tanah labih. Juga beberapa daerah masuk dalam jalur gempa Patahan Palu Koro, katanya.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com