• SMKN Sebulu Hanya Punya Satu Guru PNS

    0

         Samarinda, jurnalsumatra.com – SMKN 2 di Sebulu, Kutai Kartanegara walau berlebel sekolah negeri namun faktanya hanya mempunyai satu guru berstatus Pegawai Negeri (PNS).
    Ketua Komisi IV Zain Taufik Nurrohman usai melakukan sidak di sekolah tersebut, Kamis, mengatakan satu-satunya tenaga pendidik yang berstatus PNS di sekolah negeri tersebut hanya Kepala Sekolah, sementara guru dan tenaga administrasi berstatus pegawai honor.
    “Seperti itulah kondisinya, lainnya cuma tenaga honor, dan sementara untuk tenaga honor tentunya  status ke depan belum bisa dipastikan, apakah bisa dipertahankan oleh pihak sekolah atau tidak,” kata Zain.
    Ia mengakui bahwa fakta di SMKN 2 Sebulu tersebut merupakan potret pendidikan di Kaltim yang memang masih jauh dari kemajuan, sebab hanya menyinggung soal kualitas tenaga pendidik saja, untuk sekolah negeri masih sangat kurang.

         “Apalagi bila mengungkap persoalan sarana dan prasarana sekolah, masih banyak sekolah di pelosok Kaltim yang mungkin kondisinya memprihatinkan,” jelasnya.
    Anggota Komisi IV, Slamet Ari Wibowo menambahkan fakta di SMKN 2 Sebulu tersebut menyebutkan bahwa  fasilitas belajar masih sangat minim, kekurangan ruang belajar dan ruang guru.
    Hanya saja lanjut Selamet  mengenai penambahan dan perbaikan ruangan telah ada informasi masuk dalam program pembangunan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar.
    “Mereka tinggal  menunggu realisasinya, karena kepala desa setempat  kabarnya telah menyiapkan lahan seluas 3 hektare untuk persiapan pembangunan untuk sekolah tersebut,” jelasnya.
    Slamet berharap sekolah yang memiliki dua jurusan potensional yaitu teknik mesin dan pertanian ini, ke depan bisa berkembang menjadi tujuan siswa di sekitar wilayah tersebut untuk  melanjutkan pendidikannya.
    “Sangat wajar bila Pemerintah ikut terlibat membantu, supaya keberadaan sekolah tersebut bukan hanya sekedar sekolah biasa, namun harus bisa lebih maju baik dimulai dari tenaga pendidiknya maupun fasilitas belajar dan mengajar yang lebih representatif,” tegasnya.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com