• SEKDA :Pembangunan Desa Berhasil Bila ADD-DD Efektif      

    0

    Langkat, Sumut, jurnalsumatra.com – Pembangunan desa bisa dikatakan berhasil jika Alokasi Dana Desa (ADD), dan Dana Desa (DD) dipergunakan secara efektf dan efesien untuk sebesar-besarnya kemakmuran dan kesejahteraan rakyat di desa itu.
    Untuk itu perlu dilakukan sosialisasi agar tidak terjadi pelanggaran di lapangan terutama kecamatan yang masuk di wilayah hukum Polres Binjai, kata Sekretaris Daerah (Sekda) Langkat Indra Salahuddin di Stabat, Selasa.
    Adapun ketiga kecamatan yang dimaksud itu terdiri dari kecamatan Selesai, kecamatan Binjai, dan Kecamatan Sei Bingei tersebut merupakan daerah pengawasan Polresta Binjai, berikut 34 desa yang ada di sana, katanya.
    Indra Salahuddin menjelaskan sosalisasi penggunaan dana desa ini adalah untuk mensukseskan penyelenggaraan pemerintahan desa dikatakan berhasil jika pelaksanaan DD dan ADD berjalan efektif dan efisien.
    Sesuai UU Nomor 6/2014 tentang Desa dimana tertera desa mendapatkan pengalokasian dana dari pemerintah guna menunjang keberhasilan seluruh kegiatan desa, baik itu kegiatan pemeritahan desa ataupun kegiatan kemasyarakatan.
    “Ini tahun kedua pelaksanaan kebijakan pengalokasian DD dan ADD, dana yang dikucurkan pemerintah harus digunakan sebaik mungkin dan tepat sasaran sehingga tidak menyebabkan terjadinya pelanggaran hukum akibat lemahnya pemahaman mengenai pelaksanaan DD dan ADD,” katanya.
    Kapolresta Binjai AKBP M Rendra Salipu memberikan masukan dan bimbingan, sekaligus menyampaikan apresiasinya atas partisipasi seluruh desa yang masuk dalam wilayah pengawasannya.
    “Ini gambaran baik menuju kemajuan Indonesia yang dimulai dari desa,” ujar Rendra.
    Rendra yang juga bertindak sebagai pembimbing pada kegiatan tersebut juga memotivasi seluruh kepala desa untuk melaksanakan program-program yang bermanfaat dan sesuai dengan ketentuan hukum.
    “Mudah-mudahan, proses pelaksanaannya berjalan lancar dan desa-desa yang ada diwilayah pengawasanya dapat semakin maju, ” ungkapnya.
    Kepala Badan Pemerintahan Masyarakat Desa Kelurahan Langkat JUaya Sitepu menjelaskan ada empat yang diarahkan dalam pelaksanaan DD dan ADD yaitu penyelenggaraan pemerintahan desa, pembagunan desa, pemberdayaan masyarakat desa dan pembinaan masyarakat desa.
    “Dari empat yang diarahkan itu seluruh kepala desa harus memahaminya agar proses penyelenggaraanya berjalan lacar dan sesuai dengan hukum yang berlaku, ” katanya.
    Ini tidak hanya membahas mengenai proses penyelenggaraan dan pelaksanaan DD dan ADD saja, permasalahan mengenai hasil pajak dan retribusi daerah juga dibahas.
    “Untuk itu, jumlah uang yang disalurkan harus digunakan sesuai ketentuan yang berlaku demi meuwujudkan Langkat yang maju, unggul dan sejahtera yang dimulai dari desa,” harapnya.
    Untuk diketahui, saat ini dana Desa dan ADD telah disalurkan ke-34 desa sebesar 60 persen dari pagu yang akan diterima desa dengan perincian Dana Desa (DD) Rp 21.629.910.000 x 60 persen = Rp 12.977.946.000 dan ADD sebesar Rp 17.679.529.000 x 60 persen = Rp 10.607.717.4000, sehingga secara keseluruha total penyaluran DD dan ADD tahap I yang telah dilakukan sebesar Rp 23.858.663.400.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com