• PUBM Sumsel Lebih Fokus Asian Games Ketimbang Kemaslahatan

    0
    Jpeg

    PUBM Sumsel Lebih Fokus Asian Games Ketimbang Kemaslahatan, salah satu jalan di OKU Tikur yang menjadi urat nadi perekonomian masyarakat tidak diperhatikan.

    PALEMBANG, jurnalsumatra.com – Dinas pekerjaan umum bina marga (PUBM SUmsel ) tahun 2017 akan lebih memfokuskan pembangunan infrastruktur untuk mendukung Asian games 2018 nanti, Ketimbang pambangunan yang mensejahterakan kemaslahatan rakyat Sumsel. Hal ini diungkapkan Kepala Dinas PUBM Sumsel, Syamsul Bahri saat dijumpai di ruang kerjanya,kamis (13/10)

    Menurutnya. Pembangunan Infrastruktur ini seperti overlay jalan dan perbaikan jalan seperti biasa, meskipun terjadi pemangkasan dari Pemerintah pusat, pihaknya tidak terkena imbasnya, sehingga setiap program tidak ada yang dikurangi sampai dengan sekarang dan ditahun 2017 mendatang. Hal ini dkarenakan, adanya Asian Games yang akan dihadapi oleh Sumsel.

    “Tapi memang setiap pembangunan difokuskan untuk Asian Games seperti pembangunan koridor yang menuju Jakabaring,” kata dia.

    Dia juga mengaku. Untuk realisasi anggaran sendiri, belum mengetahui persis karena sebagian pembayaran sudah dilakukan 100 persen, namun ada juga yang baru 30-40 persen. Pembayaran ini nantinya akan dilakukan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2016.

     “Untuk realisasi fisik juga ada yang baru 40 ada juga 100 persen. Tapi yang jelas untuk APBD Perubahan mendatang tidak ada program baru dan melanjutkan program lama,” jelasnya.

    Dirinya menambahkan, sejauh ini untuk koridor jalan diprediksi akan lebih cepat pembangunannya pada koridor 3 dimana pembangunan Musi VI lebih dulu dilakukan dari pada pembangunan Musi IV pada koridor 2.

    “Untuk progres pembangunan Musi VI, sebelumnya dirinya juga mengatakan, saat ini mencapai 33 persen atau dalam tahap pemancangan di Sungai, sedangkan untuk pembangunan Musi IV sendiri baru mencapai 14 persen. Namun, pihaknya optimis sebelum Asian Games, kedua jembatan tersebut selesai dibangun sehingga kedua koridor dapat digunakan dari Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II menuju Jakabaring Sport City (JSC).”tegasnya.

    Dia juga mengatakan. Kalau untuk pembebasan lahan nya sudah semua, hanya tinggal berapa persen lagi untuk lahan Musi VI yakni 4 persen di Seberang Ulu (SU), dan 1 persen untuk wilayah di Seberang Ilir.(MaDoN)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com