• Penyuluh KB Belum Memadai.

    0

    logo-kbPALEMBANG, jurnalsumatra.com – Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan (BKBPP) mengaku sumber daya manusia (SDM) penyuluh KB yang ada sekarang masih belum memadai, karena hanya ada 63 penyuluh, sedangkan jumlah Kelurahan yang ada di Palembang 107.

    “Paling  tidak satu Kelurahan satu Kecamatan artinya kita masih kekurangan, oleh karena itu kita serahkan kepada Pusat nantinya apakah akan ditambah atau tidak,”kata BKBPP Kota Palembang, Heri Aprian, Selasa  (4/10)

    Sementara itu, Sebanyak 63 orang penyuluh keluarga berencana (KB) di Kota Palembang dalam proses menjadi pegawai Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Pusat. Hal ini menjadi konsekuensi penerapan UU No.23/2014 tentang kewenangan pemerintah daerah.

    Heri Aprian mengakui, para penyuluh KB yang akan ditarik ke pusat tersebut saat ini dalam proses inventarisasi. Mengingat fungsi kerja mereka bersifat fungsional yang sebelumnya menjadi tanggung jawab pihaknya di bawah Pemkot Palembang.“Sedang dipersiapkan semua, termasuk untuk SK, kami menunggu petunjuk pusat saja,”jelasnya.

    Dijelaskannya, peralihan penyuluh KB ke pusat ini bukan berarti mereka akan dipindahtugaskan. Namun, secara administratif dan penggajian ke depan akan memakai dana APBN, bukan lagi APBD. “Pekerjaannya tetap akan di kota, tapi gajinya oleh pusat. Hal ini tentu saja berdampak efisien untuk APBD Palembang,”terang dia.

    Seperti diberitakan sebelumnya, ribuan pegawai negeri sipil (PNS) di Kota Palembang akan dialihkan ke Pemprov dan Kementerian terhitung 1 Oktober 2016. Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Palembang mencatat bakal ada 2.147 PNS yang dilepas Pemkot Palembang. “Ada total 2.147 PNS masing-masing 2.083 diambil alih provinsi dan 64 PNS diambil alih oleh pusat,”kata Kepala BKD Palembang Ratu Dewa.(eka)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com