• Pengrajin Genteng di Sleman Terus Berinovasi

    0

    sri-purnomoSleman, jurnalsumatra.com –Persaingan produksi bahan atap bangunan semakin ketat –  terutama produk genteng – dengan beraneka ragam jenis dari berbagai macam bahan dan model, yang saat ini beredar dipasaran.

    Mengantisipasi persaingan itu, Bupati Sleman, Drs H Sri Purnomo, M.Si, berharap, sentra genteng di Sleman – khususnya Godean – untuk terus berinovasi dan memanfaatkan perkembangan teknologi untuk mendukung proses industri dan pemasaran. “Persaingan semakin ketat dengan inovasi dan memanfaatkan teknologi tentunya akan mempermudah dalam pengembangan dan pemasaran industri genteng di Godean ini,” tutur Sri Purnomo kemarin usai pengukuhan Asosiasi Pengrajin Genteng Sembada Manunggal di Kwagon, Sidorejo, Godean.

    Kecamatan Godean merupakan pusat industri genteng terbesar di wilayah Kabupaten Sleman. Bahan baku tanah liat untuk produksi genteng juga berasal dari wilayah setempat yang memiliki kualitas yang baik dan dapat bersaing dengan produk genteng dari luar wilayah Sleman.

    Dikukuhkannya Desa Sidorejo sebagai sentra industri genteng Godean dapat memajukan industri dan mengembangkan potensi yang ada di Sidorejo. “Saya mengajak seluruh pelaku industri, stakeholder dan masyarakat untuk bersama-sama menggunakan produk lokal agar menjadi tuan rumah di wilayahnya sendiri,” kata Sri Purnomo.

    Sementara itu, Sukiman, Ketua Umum Asosiasi Pengrajin Genteng Sembada Manunggal, menjelaskan, jumlah pengrajin genteng di wilayah Sidorejo sebanyak 85 pengrajin dari total 358 pengrajin genteng yang ada di Kecamatan Godean. Berbagai macam model genteng diproduksi di wilayah itu, seperti genteng paris, turbo, kodok, magas, morano, dan mantili. Selain memproduksi genteng juga memproduksi wuwung dan bata merah.

    Nantinya, Pemerintah Kabupaten Sleman akan melindungi produksi genteng asli Kabupaten Sleman agar pemasaran genteng lokal dapat berkembang. “Sehingga industri rumah tangga pengrajin genteng dapat bertahan di tengah persaingan,” ungkap Sukiman yang berharap kepada Pemkab Sleman untuk melarang produksi genteng dengan bahan baku dari luar wilayah Sleman agar terjaga kualitas dan produksi genteng yang dipasarkan sesuai asal kewilayahan. (affan)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com