• PEMKOT Sosialisasikan Pedoman Pelaksanaan Bantuan KEMENSOS

    0

    Padang Panjang, jurnalsumatra.com – Pemerintah Kota Padang Panjang, Sumatera Barat menyosialisasikan pedoman pelaksanaan bantuan sosial rehabilitasi rumah tidak layak huni dari Kementrian Sosial RI kepada penerima dan pendamping yang ada di daerah itu.
    Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Padang Panjang Yas Edizarwin di Padang Panjang, Rabu menyebutkan, pedoman pelaksanaan terhadap bantan yang diberikan kepada masyarakat miskin yang ada di daerah itu sangat dibutuhkan.
    “Sehingga pelaksanaannya sesuai dengan aturan yang ada dan tidak berbenturan dengan hukum, karena kami memakai uang negara,” jelasnya.
    Sosialisasi yang diberikan itu akan mempermudah masyarakat dan pendamping dalam mekanisme pemanfaatan dana bantuan dari pemerintah.
    “Semua ada aturan, sehingga pedoman pelaksanaannya harus diketahui oleh masyarakat dan pendampign dari pihak kelurahan,” ujarnya.
    Dalam mempergunkan dana bantuan dari Kemensos itu masyarakat terlebih dahulu membuat Rencana Anggaran Biaya (RAB) untuk masing-masing rumah penerima bantuan.
    “Bantuan bukan berupa uang, namun berupa barang, maka RAB itu akan kami pergunakan untuk membeli barang yang akan diserahkan kepada masyarakat penerima,” ujarnya.
    Padang Panjang kata dia, memiliki 110 orang yang berhak menerima bantuan dari Kemensos itu yang tersebar di dua kecamatan yang ada di kota yang berjuluk “Serambi Mekah” itu.
    “Untuk Kecamatan Padang Panjang Barat berjumlah 39 kepala keluarga (KK) dan Padang Panjang Timur 71 KK. Masing-masing menerima senilai Rp10 juta,” katanya.
    Dalam mengerjakan rahabilitasi rumah itu, Pemkot Padang Panjang menargetkan selama 30 hari yang dimulai awal September 2015.
    “Masyarakat penerima juga membentuk 15 kelompok untuk pelaksanaan rehabilitasi rumah. Mudah-mudahan bisa selesai dengan baik dan cepat, sehingga penggunaan dana itu sesaui dengan aturan yang ada,” sebutnya.
    Anggota DPRD Padang Panjang Novi Hendri berharap bantuan itu selalu ada bagi masyarakat yang membutuhkan di daerah itu.
    “Kami berharap kedepannya tidak ada lagi masyarakat yang memiliki rumah tidak layak huni di Padang Panjang ini,” ujarnya.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com