• Pemkab Agam Bentuk P2TP2A Di 16 Kecamatan

    0

         Lubuk Basung, Sumbar, jurnalsumatra.com – Pemerintah Kabupaten Agam, Sumatera Barat, akan membentuk Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) di 16 kecamatan guna mengantisipasi kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) di daerah itu.
    “Kita menargetkan pada akhir 2016, pengurus P2TP2A ini sudah terbentuk di 16 kecamatan,” kata Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BPPKB) Kabupaten Agam Retmiwati di Lubuk Basung, Rabu.
    Saat ini, katanya, baru Kecamatan Ampek Angkek yang memiliki P2TP2A dan lembaga itu berkantor di kantor Camat Ampek Angkek.
    Karena itu pihaknya bekerjasama dengan seluruh camat segera membentuk P2TP2A, sehingga pada 2017 semua kecamatan telah memiliki lembaga ini.
    “Pembentukan P2TP2A ini merupakan tindak lanjut dari sosialisasi KDRT yang diadakan di delapan kecamatan dengan peserta 280 orang,” katanya.
    Ke delapan kecamatan itu yakni, Kecamatan Lubuk Basung, Sungai Pua, Ampek Koto, Kamang Magek, Malalak, Canduang dan Palupuh.

         Sebelumnya pihaknya juga telah mengadakan sosialisasi KDRT di delapan kecamatan lainnya pada 2015.
    Ia mengakui, kasus KDRT dan kekerasan terhadap anak sangat tinggi di Agam. Pada 2016 sebanyak 16 kasus dan pada 2015 sebanyak 20 kasus.
    “Dengan keberadaan P2TP2A ini, maka kasus ini diharapkan berkurang nantinya,” katanya.
    Anggota DPRD Agam, Yuspidar mendukung pembentukan P2TP2A ini dan berharap semua kecamatan segera memiliki lembaga tersebut.
    Keberadaan lembaga ini sangat bermanfaat, karena dapat menjadi perpanjangan tangan pemerintah kabupaten untuk sosialisi pencegahan KDRT dan kekerasan pada anak.
    “Pengurus ini harus dibekali ilmu, sehingga tujuan pembentukan lembaga itu tercapai,” katanya.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com