• PBBP2 Lahat Terealisasi 63,2 Persen

    0

    LOGO KABUPATEN LAHATLahat, jurnalsumatra.com – Guna mencapai target APBD tahun 2016 Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Lahat melalui Dinas Pengelolaan, Pendapatan, Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) terus mengenjot pendapatan asli daerah (PAD) sektor pajak bumi dan bangunan perdesaan perkotaan (PBBP2). Saat ini PBBP2 yang didapat sudah mencapai 63,2 persen.

    “Hingga per 30 September 2016, DPPKAD mencatat setidaknya pencapaian dari PBBP2 sebesar Rp 2.387.112.506 (63,2 persen) dari target Rp 3.534.034.210 untuk ruang lingkup kerja Kabupaten Lahat,”ujar Kepala DPPKAD, H Haryanto didampingi Kepala Bidang (Kabid) Pajak dan Retribusi Daerah, Subranuddin.

    Ia mengatakan, pihaknya akan terus melakukan program Operasi sisir dilaksanakan sampai November 2016, dengan melibatkan RT se Kecamatan Lahat dan petugas PBB Kelurahan dengan mendatangi door to door (dari pintu ke pintu, red).

    “Tugas mereka mengecek data dengan berpedoman data dari DPPKAD yang diserahkan kepada kecamatan dan kelurahan. Dimana, dengan PBBP2 optimis mencapai 85 persen sudah dikatakan berhasil,”imbuhnya.

    Hanya saja, sambung dia, kendala di lapangan yang menjadi permasalahan bukan di Lahat saja, melainkan seluruh Indonesia, yakni, piutang objek pajak yang tidak jelas, terlebih lagi orang yang memiliki lahan atau rumah. Data yang didapatkan dari KPP Pratama, banyaknya jumlah piutang yang ternyata tidak dilakukan update sejak tahun 1992.

    “Sehingga, ketika petugas menagihkannya terhadap objek pajak tidak jelas, baik itu kepemilikan apa masih ada, pindah atau meninggal, sehingga terjadi penumpukan wajib pajak berbeda,”jelasnya.

    H Haryanto mengungkapkan, oleh karena itu, petugas yang berada di lapangan menjadi kesulitan untuk menagihkan pajak tersebut, sehingga ketika akan dilakukan penghapusan dikhawatirkan akan terjadi temuan Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

    “Disinilah kesulitan kita, selain data yang tidak baru, wajib pajaknya pun tidak jelas, kalau kita hapus dari sistem, ditakutkan menjadi tanda tanya BPKP, kita menghimbau kepada masyarakat agar taat membayar  pajak demi kelangsungan pembangunan Kabupaten Lahat,” tuturnya lugas. (Din)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com