• Pangdam Wirabuana Minta Yonif 700/Raider Jaga Moralitas

    0

        Jayapura, jurnalsumatra.com – Panglima Kodam (Pangdam) VII/Wirabuana Mayjen TNI Agus SB meminta prajurit Yonif 700/Raider menjaga moralitas selama menjadi satuan tugas (Satgas) pengamanan perbatasan (Pamtas) di perbatasan RI-PNG, Senggi, Kabupaten Keerom, Papua.
    Permintaan itu disampaikan oleh Kepala Staf Kodam (Kasdam) VII/Wirabuana Brigjen TNI Supartodi saat berkunjung di Senggi, Kabupaten Keerom, Papua, Senin siang hingga petang.
    “Pesan Pangdam Wirabuana itu kepada prajuritnya, pertama menjaga moralitas itu harus, kedua jaga kesehatan, ketiga melaksanakan ibadah dan keempat bersinergi dengan komponen masyarakat yang ada dalam menjaga kedaulatan di perbatasan RI-PNG,” katanya.
    Menurut dia, 450 personel prajurit Yonif 700/Raider yang bertugas di sektor utara dari Senggi, Kabupaten Keerom hingga Kabupaten Pegunungan Bintang yang juga masih berbatasan dengan negara tetangga PNG itu telah diminta untuk selalu waspada dan siaga selama menjalankan tugas negara.
    “Selain itu melaksanakan tugas serbuan teritorial, membantu program pemerintah meningkakan taraf hidup masyarakat dengan menularkan sejumlah kecakapan, keterampilan, cara bercocok tanam, atau pun membantu mengajar, selain tugas pokok menjaga kedaulatan negara di tapal batas,” katanya.

        Sementara, hal-hal yang juga tak lepas dari perhatian penting adalah mengindahkan pesan Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Hinsa Siburian agar prajurit satgas pamtas tidak mencoba-coba, apalagi memakai narkoba.
    “Pesan itu juga sudah saya tegaskan saat berkunjung sore tadi, saya juga bertanya ke warga, tokoh masyarakat saat menanam bibit palawija, apakah ada prajurit saya yang menyeleweng, tapi jawab mereka tidak ada,” katanya.
    Mantan Danrem 174/Merauke itu berkunjung ke Senggi guna melihat lebih dekat, bagaimana prajuri dari Yonif 700/Raider yang menjalankan tugas negara sebagai Satgas Pamtas di perbatasan RI-PNG.
    “Untuk narkoba, sudah ditegaskan dan diperingatkan oleh Panglima TNI, KSAD dan Pangdam, agar tidak ada yang mencoba-coba, karena hukumannya berat,” sambungnya.
    Saat berkunjung, Supartodi didampingi sejumlah pejabat Kodam Cenderawasih, pejabat Kabupaten Keerom dan Danyon 700/Raider Letkol Inf Horas Sitinjak.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com