• Oknum Polisi Pemalsu Dokumen Perkara Terancam Pemecatan      

    0

    Kendari, jurnalsumatra.com – Oknum anggota kepolisian yang terbukti memalsukan dokumen pemeriksaan perkara terancam pidana penjara dan pemecatan.
    Kasubbid PID Humas Polda Sulawesi Tenggara Kompol Dolvi Kemaseh di Kendari, Senin, mengatakan dua orang oknum anggota kepolisian Bripka Ar (38) dan Briptu Le (32) yang dituduh memalsukan dokumen kelengkapan perkara narkoba harus siap menerima resiko terburuk.
    “Negara kita negara hukum. Hukum harus ditegakkan tanpa pandang bulu, termasuk aparat penegak hukum harus siap menjalani proses hukum jika melanggar hukum,” kata Dolvi.
    Dua oknum anggota Kepolisian Bripka Ar dan Briptu Le dari satuan Narkoba Polres Kendari sedang menjalani proses hukum atas tuduhan pemalsuan sebagaimana diatur dalam pasal 263 tentang pemalsuan dengan ancaman pidana 6 tahun penjara.
    Aparat penegak hukum kepolisian menghadapi dua ganjaran manakala melanggar hukum, yakni proses hukum pengadilan umum dan pengadilan institusi kepolisian.
    “Anggota Kepolisian yang divonis bersalah oleh pengadilan masih harus menjalani proses hukum institusi dengan hukuman terberat pemecatan. Dampaknya bukan hanya kepada anggota yang bersangkutan tetapi kepada keluarga,” ujarnya.
    Kesi Penkum dan Humas Kejati Sultra Janes Memangkey mengatakan berkas perkara dua orang oknum anggota kepolisian yang dituduh melakukan pemalsuan sedang dalam tahap penelitian jaksa.
    “Sekarang dalam tahap konsultasi antara penyidik kepolisian dengan jaksa peneliti berkas. Kalau sudah lengkap maka segera dilimpahkan ke jaksa penuntut umum,” kata Janes.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com