• Legislator: PEMKOT Segera Tunjuk Kepala Definitif SATPOL-PP      

    0

    Padang, jurnalsumatra.com – Anggota Komisi I DPRD Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), Faisal Nasir meminta pemerintah setempat segera menunjuk kepala definitif Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) daerah itu dalam waktu dekat.
    “Hingga saat ini kan masih pelaksana tugas (plt). Hendaknya pemerintah atau Wali Kota Padang segera menunjuk kepala definitifnya,” kata dia di Padang, Sabtu.
    Hal tersebut dibutuhkan agar kinerja Satpol PP dapat dimaksimalkan, baik itu dalam penegakan peraturan daerah, pemberantasan maksiat, menjaga ketertiban umum serta hal-hal terkait lainnya.
    Ia mengakui memang tidak ada aturan terkait jangka waktu penunjukan kepala definitif dari plt suatu instansi, namun penyegeraan dibutuhkan untuk memberikan kepastian serta memaksimalkan kinerja di lapangan.
    “Memang tidak ada aturan, namun sadar atau tidak sadar, belum adanya kepala definitif tersebut tetap mempengaruhi kinerja Satpol PP sehari-hari,” katanya.
    Apalagi hingga saat ini, katanya, sudah terhitung sekitar tiga bulan terjadi kekosongan jabatan kepala definitif Satpol PP atau pelaksanaannya hanya dijabat plt selama jangka waktu tersebut.
    Menurutnya, sebenarnya alasan paling tepat belum adanya kepala definitif tersebut hanyalah belum ada kepastian terkait Pembentukan dan Susunan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD) beberapa waktu lalu, sebab ada wacana penggabungan Satpol PP dengan Pemadam Kebakaran yang berlaku mulai 2017.
    Namun, ia menyampaikan pihaknya sudah melakukan paripurna untuk menyetujui peraturan daerah terkait SOPD tersebut pada Jumat (14/10) malam dan diputuskan tidak ada penggabungan Satpol PP dengan instansi mana pun.
    “Satpol PP akan tetap berdiri sendiri, jadi segerakan penunjukan kepala definitifnya,” tegasnya.
    Sebelumnya Wali Kota Padang, Mahyeldi Ansharullah menunjuk Edi Asri secara resmi pada 19 Juli 2016 untuk menjabat sebagai plt kepala Satpol PP menggantikan pejabat lama Firdaus Ilyas yang tersandung masalah hukum dan jabatan plt itu masih berlaku hingga sat ini.
    Penunjukan itu dimaksudkan agar Satpol PP kembali melaksanakan tugas setelah sempat mengalami gangguan beberapa waktu dan mengingat banyaknya tugas yang harus dilakukan.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com