• KONI Manfaatkan “Sister City” Tingkatkan Prestasi Atlet

    0

         Medan, jurnalsumatra.com – Komite Olahraga Nasional Indonesia dan Dinas Pemuda dan Olahraga Sumatera Utara sepakat memberdayakan kerja sama kota melalui program “Sister City” dengan negara-negara luar untuk mendukung peningkatan prestasi olahraga.
    Kesepakatan tersebut tertuang dalam rapat evaluasi kontingen PON Sumut di Sekretariat KONI Sumut di Medan, Jumat.
    Ketua Harian Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumut John Ismadi Lubis yang juga Ketua Kontingen Sumut di PON XIX/2016 mengatakan, Sumatera Utara, termasuk Kota Medan sebagai ibu kota provinsi, sesungguhnya punya kerja sama khusus dengan berbagai kota  dan provinsi di luar negeri.
    Sayangnya, kerja sama bidang olahraga terkesan belum pernah dimaksimalkan, walau sudah pernah dicoba.
    Karena itu, untuk lebih mengangkat prestasi olahraga Sumatera Utara, termasuk menghadapi PON XX/2020 di Papua, kerja sama Sister City atau provinsi kembar perlu dihidupkan kembali.
    “Kita sebelum ini pernah mengirim perenang Indra Gunawan berlatih Hungaria. Hasilnya, ia menyumbang dua medali emas saat PON XVIII/2012 Riau. Kenapa kerja sama ini tidak kita lanjutkan kembali. Sebab negara tersebut, pembinaan olahraganya cukup baik, seperti senam, anggar dan lainnya,” katanya.

         Selain Hongaria, Sumatera Utara dan Kota Medan juga pernah memiliki hubungan kerja sama khusus dengan Korea Selatan, Tiongkok, Jepang, dan sekarang sedang penjajakan dengan Malaysia melalui Malaysian Sport National (MSN).
    “Beberapa provinsi di Tanah Air juga memanfaatkan kerja sama ini. Seperti halnya Jabar, Kaltim, Kalsel dan lainnya,” katanya.
    Pemanfaatan kerja sama dengan kota dan provinsi kembar itu juga sejalan dengan evaluasi perlunya keberadaan pelatih asing mau pun traning camp atlet di luar negeri.
    “KONI Sumatera Utara tidak bisa biasa-biasa saja, tapi harus membuat program yang luar biasa jika mau hasil bagus,” katanya.
    Kepala Dinas pemuda dan Olahraga Sumatera Utara Baharuddin Siagian mengatakan, pihaknya juga sependapat dengan paparan yang disampaikan KONI tersebut.
    “Hal ini perlu kita matangkan. Karenanya dalam waktu dekat, kita juga perlu melakukan rapat koordinasi antara Dispora, KONI dan induk cabang olahraga. Hal ini cukup penting, sebab program cabang olahraga dan KONI harus bersinergi,” katanya.
    Baharuddin juga bermohon dukungan seluruh masyarakat olahraga untuk sama-sama mewujudkan berdirinya sport center seperti yang direncanakan Gubernur Sumatera Utara HT Erry Nuradi.
    Karenanya, ia juga berencana mengadakan pertemuan dengan para pengusaha yang akan dihadiri Gubernur HT Erry Nuradi, sehingga pihak swasta turut mendukung anggaran olahraga.
    “Kita tidak berharap KONI ke depan anggarannya berkurang. Untuk itu KONI juga diharapkan memberi argumen yang bisa menyakinkan pihak eksekutif dan legislatif,” katanya.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com