• Kecamatan Jakabaring Ditambah Satu Kelurahan

    0

    Novian Camat S.U.IPALEMBANG, jurnalsumatra.com – Pemekaran Kecamatan Seberang Ulu (SU) I dan Ilir Timur (IT) II Palembang tinggal menunggu waktu. Setelah revisi Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang pemekaran dua kecamatan tersebut disahkan menjadi perda, maka kecamatan Jakabaring dibagi menjadi lima kelurahan.

    Ketua Pansus VI Endang Larasati Lelasari, mengatakan Raperda kota Palembang tentang perubahan atas Perda nomor 4 tahun 2011 tentang penyelenggaraan dan retribusi pengendalian menara telekomunikasi serta Raperda tentang pembentukan kecamatan Jakabaring dan Kuto Gawang disahkan DPRD.

    “Pemekaran dua Kecamatan akan membentuk dua Kecamatan baru. Untuk Kecamatan IT II akan membagi wilayah dengan Kecamatan Kuto Gawang. Sedangkan Kecamatan Jakabaring merupakan pecahan dari Kecamatan SU I,”kata Endang.

    Khusus untuk Kecamatan Jakabaring, maka akan dibagi menjadi lima kelurahan yakni kelurahan 9/10 Ulu, Kelurahan Silaberanti, 8 Ulu, 15 Ulu dan Tuan Kentang. Sedangkan kecamatan SU 1, memiliki kelurahan 1 Ulu, 2 Ulu, 3-4 Ulu dan 5 Ulu,dan 7 ulu.

    Realisasi pemekaran Kecamatan SU I dan Ilir Timur (IT) II Palembang sendiri saat ini tinggal menunggu waktu. Terlebih rancangan peraturan daerah (Raperda) tentang pemekaran dua kecamatan tersebut telah disahkan menjadi perda.

    Sedangkan Kecamatan Kuto Gawang yang merupakan pecahan dari Kecamatan IT II. Kecamatan ini terdiri dari kelurahan 8 Ilir, 9 Ilir, 10 ilir, 11 Ilir dan Kuto Batu. Sedangkan Kelurahan 1 Ilir, 2 Ilir, 3 Ilir, 5 Ilir, Duku, Lawang Kidul dan Sungai Buah tetap menjadi bagian dari Kecamatan IT II.

    “Dengan revisi ini kami harapkan tidak ada masalah lagi setelah nantinya diserahkan kepada Gubernur Sumsel dan diteruskan lagi ke Mendagri,”ujarnya.

    Camat SU I, Novran Hansya Kurniawan. Menurut dia, setelah revisi maka kecamatan Jakabaring kini terdiri dari lima kelurahan. Dengan adanya pemekaran pelayanan publik akan lebih maksimal lagi.

    “Ini bukan masalah untuk membuat dua Kecamatan menjadi balance dengan memiliki jumlah kelurahan yang sama, namun untuk menghindari agar tidak terkendala PERATURAN Pemerintah (PP) Nomor 19 tahun 2008 dalam proses pemekaran,”pungkasnya.(eka)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com