• Karyawan PT SMS Sambangi DPRD dan Pemkab Lahat

    0

    karyawan-pt-sms-yang-akan-menggelar-demoLahat, jurnalsumatra.com – Jika tidak terpenuhi tuntutannya yang ditujukan kepada manejemen PT. Sawit Mas Sejahtera (SMS), maka tidak menutup kemungkinan dalam waktu dekat ini, ribuan karyawan perusahaan perkembunan sawit terbesar di Kabupaten Lahat tersebut akan menggelar aksi demo ke pihak wakil rakyat (DPRD) dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lahat.

    Demikianlah rencana tersebut ditegaskan karyawan sekaligus Ketua Serikat Buruh Perkebunan Kelapa Sawit (SBPKS), Fauzi Azwar, didampingi Sekjendnya, Sobrianto yang merupakan affiliasi dari GSBI PT. SMS Group.

    Menurut putra asli Desa Tanjung Aur, Kecamatan Kikim Tengah ini, sekitar lebih kurang 2000 karyawan PT SMS meminta perusahaannya memenuhi 7 item tuntutan mereka.

    “Ya, pertama perusahaan harus menghentikan PHK yang dilakukan secara sepihak, 2. Kelebihan jam kerja itu harus dihitung lembur dan tidak dihargai dengan premi saja, 3. Pakaian seragam dan peralatan kerja diberikan minimal 1 kali dalam setahun pada karyawan. 4. PT SMS harus mengangkat karyawan yang sudah lebih dari 3 tahun mengabdi menjadi karyawan tetap, 5. PT. SMS memberlakukan hak dan kewajiban kami sebagai perusahaan. Yang ke 6. Meminta upah minimum sesuai UMK Kabupaten Lahat dan yang ke 7, kami minta persamaan jam absen di setiap Estate,” ujar Sobrianto.

    Ketua Umum SBPKS, Fauzi Azwar. Sebagai pengurus serikat yang memangku banyak amanat karyawan PT. SMS tersebut, dirinya menilai prilaku pihak peruahaan tersebut selama ini sudah bertindak semena mena dan tidak memikirkan nasib serta kesejahteraan karyawan.

    “Kami minta di expose ulah PT SMS yang bertindak seperti penjajah dengan kami ini. Kasihan orang orang pribumi yang selalu dimainkan oleh para pemimpin perusahaan, padahal mereka itu mayoritas dari luar daerah lahat, dan memang tidak ada satupun pimpinan PT SMS itu yang berasal dari lahat, semuanya datang dari luar daerah. Jadi kami sebagai karyawannya ini persis dijajah oleh perusahaan,” tegasnya.

    Diakui Fauzi, bahwa pihak perusahaan memang telah menghubungi pengurus SBPKS, supaya tidak menggelar demo ke hingga mendatangi kantor DPRD dan Pemkab Lahat. Akan tetapi, kata Fauzi, itu terjadi setelah mereka mengadakan aksi demo di area perkantoran menemen PT SMS beberapa hari sebelumnya.

    “Hebatnya lagi, pas kami akan mengadakan pergerakan, polisi sudah banyak dikerahkan oleh perusahaan. Makanya kami akan menggelar demo ke lahat dalam waktu dekat ini, surat tembusan kesejumlah pihak pun sudah kami kirim semuanya,” pesannya.

    Untuk diketahui, bahwa sebelumnya tetap pada hari Sabtu tanggal 1 Oktober 2016 lalu, ribuan karyawan PT SMS sudah menggelar demonstrasi ke pihak perusahaan. Namun saat itu belum sedikitpun tanggapan dari pihak menejemen, sehingga pihak pengurus SBPKS bersama ribuan karyawan lainnya memutuskan untuk melanjutkan aksi mereka pada Tanggal 12 Oktober 2016 mendatang.

    Sementara itu, Hamdan dan Wawan, selaku pihak menejemen dan HRD PT. SMS, saat dihubungi dan dikonfirmasi via nomor Hendphonnya tidak memberikan jawaban. Bahkan ketika telepon terhubung kedua petinggai PT SMS ini malah memutuskan sambungan teleponnya, saat hendak diminta komentarnya oleh wartawan. (Din)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com