• Gubernur Sumsel bantu STIQ Al-Lathifiyyah

    0

    Palembang ,jurnalsumatra.com – Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin menyatakan akan membantu biaya kuliah penghafal Al-Qur’an atau hafiz dan hafizah yang tercatat sebagai mahasiswa di Sekolah Tinggi Ilmu Qur’an Al-Lathifiyyah Palembang.

    “Seluruh mahasiswa penghafal Al-Qur’an di Sekolah Tinggi Ilmu Qur’an (STIQ) Al-Lathifiyyah yang jumlahnya mencapai 50 orang akan dibantu biaya kuliahnya, begitu pula biaya pembangunan kampus dan penyediaan fasilitas pendukung akan dibantu sesuai dengan kondisi keuangan pemprov, ” kata Alex Noerdin pada acara wisuda 80 penghafal Qur’an 5-30 juz, pemberian sertifikat Sanad dari Pondok Pesantren Putra Ahlul Qur’an dan Ponpes Putri Al-Lathifiyyah serta peletakan batu pertama kampus baru STIQ Al-Lathifiyyah, di Palembang, Kamis.

    Dia menjelaskan, pihaknya menaruh perhatian yang sangat besar terhadap dunia pendidikan, sesuai dengan kondisi keuangan berupaya memberikan bantuan beasiswa kepada generasi muda berprestasi dan dari kalangan kurang mampu yang akan menuntut ilmu mulai tingkat sekolah dasar hingga perguruan tinggi.

    Provinsi ini sejak 2008 telah menerapkan program sekolah gratis, dan pada Agustus 2015 program tersebut dikembangkan dengan memberikan kesempatan kepada putra dan putri terbaik/berprestasi serta dari kalangan keluarga kurang mampu mendapatkan pendidikan tinggi dengan program kuliah gratis, katanya.

    Sementara khusus untuk menegakkan syiar Islam, pihaknya berupaya mengembangkan asrama haji yang dinilai terbaik nasional sehingga bisa lebih baik lagi dan mendukung masyarakat muslim provinsi ini untuk melaksanakan ibadah haji termasuk umrah dengan baik.

    Asrama haji yang ada sekarang ini akan terus dikembangkan dengan membuat kawasan terpadu yang didukung sejumlah fasilitas yang dapat mengedukasi masyarakat melakukan berbagai persiapan perjalanan menggunakan pesawat udara serta manasik haji dan umrah.

    Selain memiliki kamar yang mampu menampung ratusan jamaah, asrama haji di Palembang sekarang ini telah memiliki replika pesawat Airbus-300 yang bentuk, kondisi dan suasananya sama dengan pesawat asli yang biasa digunakan untuk penerbangan ke Arab Saudi.

    Kemudian segera dibangun penambahan fasilitas pendukung seperti lintasan tawaf dan sai untuk manasik haji dan umrah dengan replika Ka’bah dan bukit Safa dan Marwah dengan ukuran aslinya seperti yang ada di Mekkah, sehingga perjalanan ibadah masyarakat Sumsel dapat lebih mudah dan nyaman, kata gubernur.

    Sementara Ketua Yayasan STIQ Al-Lathifiyyah Ki Kgs H.A Nawawi Dencik Al Hafizh mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Alex Noerdin dan sejumlah donatur yang memberikan dukungan penuh kepada dirinya sehingga dapat mengembangkan Pondok Pesantren Putra Ahlul Qur’an dan Ponpes Putri Al-Lathifiyyah menjadi sekolah tinggi dan pada September 2016 ini bisa memulai pembangunan gedung kampus baru tiga lantai yang cukup megah.

    Keberadaan pondok pesantren sebagai tempat mencetak penghafal Qur’an sejak 1996 dan pengembangan menjadi sekolah tinggi pada 2016 ini sebagai kristalisasi dari sebuah cita-cita untuk tidak pernah berhenti menjaga kemulian Al-Quran.

    Sekolah tinggi ilmu Qur’an pertama di Ibukota Provinsi Sumsel ini pada tahap awal perkuliahan tahun akademik 2016/2017 memiliki tiga program studi yakni Ilmu Al-Quran dan Tafsir, Ilmu Hadist, dan Perbankan Syariah, kata Nawawi.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com