• Dua Tersangka Kasus TPA Sumbawa Barat Ditahan

    0

    Mataram, jurnalsumatra.com – Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Barat
    kembali menahan dua tersangka kasus tempat pembuangan akhir (TPA) di Batu Putih, Taliwang, Sumbawa Barat, setelah pekan lalu juga menahan
    IS, staf PT DKMP yang melaksanakan proyek tersebut.
    Kajati NTB melalui Kasi Penkum dan Humas I Made Sutapa di Mataram, Selasa, mengungkapkan kedua tersangka yang ditahan berinisial DS, Direktur PT DKMP yang bertindak sebagai pelaksana proyek dan LAG pejabat pembuat komitmen (PPK).
    “Terhitung mulai Selasa (18/8), kedua tersangka resmi ditahan hingga 20 hari ke depan di Lapas Mataram,” katanya.
    Penyidik melakukan penahanan terhadap kedua tersangka dengan pertimbangan agar penanganan perkara kasus dugaan korupai tersebut dapat segera diselesaikan.
    Sehubungan dengan hal tersebut, kedua tersangka dikenakan Pasal 2, Pasal 3 Juncto Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31/1999 sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan UU Nomor 20/2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 Ayat 1 ke-1 KUHP.
    Selain itu, ia menuturkan, dalam perkaranya, penyidik telah menemukan nilai kerugian negara yang nilainya diperkirakan mencapai angka Rp800 juta. “Sesuai dengan hasil cek fisik ahli dari Universitas Mataram, penyidik menemukan kerugian negara mencapai angka Rp800 juta,” ucapnya.
    Diketahui, pelaksanaan proyek tersebut berada di bawah pengamatan dari satuan kerja Pengembangan Penyehatan Lingkungan Pemukiman (PPLP) NTB yang kemudian ditindaklanjuti oleh Badan Lingkungan hidup di Kabupaten Sumbawa Barat.
    Dana yang digelontorkan senilai RP7 miliar dan diketahui bersumber dari anggaran pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat yang disalurkan ke PPLP NTB.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com