• DPRD Kritisi Kosongnya Jabatan Kadis Bina Marga

    0

    Pekanbaru, jurnalsumatra.com- Komisi D DPRD Riau mengkritisi kosongnya jabatan kepala dinas bina marga provinsi setempat, setelah pejabat sebelumnya Syafril Tamun dirotasi menjadi kepala badan pengelola perbatasan daerah.
    Rotasi itu diyakini akan menghambat kinerja dan kegiatan jika hanya dijabat pelaksana tugas yang ditunjuk yakni oleh Sekretaris Bina Marga, Khairusa
    “Kita hanya bisa berharap jabatan kadis bina marga tersebut jangan sampai dibiarkan kosong. Kita berharap ini defenitif, jangan selalu pelaksana tugas supaya kinerja tidak terhambat,” kata Wakil Ketua Komisi D DPRD Riau yang bermitra dengan Dinas Bina Marga, Hardianto di Pekanbaru, Selasa.
    Dia mengatakan karena bagaimanapun ketika sebuah satuan kerja tanpa kepala dinas tentu jalannya tidak akan lurus. Hal itu karena kebijakan-kebijakan tidak mungkin diambil oleh seorang plt. Selain itu ditambah juga dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Perubahan 2016 yang baru disahkan.
    “Ada beberapa infrastruktur jalan yang memang belum dilaksanakan. Kalau jabatan tersebut dibiarkan Plt berlama-lama itu akan sangat menghambat kinerja bina marga,” jelasnya.
    Meski begitu dia meyakini kebijakan Gubernur Riau melakukan rotasi sudah tepat. Itu menurutnya dilakukan untuk kepentingan yang lebih besar bagi kinerja Pemprov Riau. Jika sudah ada Plt kadisnya, diharapkan bisa mendorong bawahannya menuntaskan realisasi kegiatan APBD.
    Sebelumnya Senin (17/10) pagi Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman melantik dan mengambil sumpah 64 pejabat baru eselon II, III dan IV di Ruangan Pauh Janggi, Gedung Daerah, Jalan Diponegoro, Pekanbaru. Syafril Tamun resmi mengisi jabatan barunya sebagai Kepala BPPD menggantikan Ramli Walid yang mendaftar pada Pemilihan Umum Kepala Daerah Kota Pekanbaru, Februari 2017 mendatang.
    Di samping kadis bina marga, ada juga posisi kadis lain yang kosong yakni Kepala Dinas Pendapatan Daerah dan Dinas Kelautan dan Perikanan Riau. Dia mengatakan jabatan tersebut falam waktu dekat akan diisi oleh plt terlebih dahulu.
    “Kita tunjuk Plt dahulu, sedangkan prosedur penunjukkan kepala SKPD melalui seleksi terbuka oleh tim pansel. Bagi yang menduduki jabatan baru agar segera menyesuaikan dengan tugas pokok dan fungsi di SKPD dengan merangkul bawahan untuk mengoptimalisasikan Sumber Daya Manusia yang ada,” kata Gubernur Riau.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com