• DP3K Budidayakan Anggrek Langka

    0

    dp3k-budidayakan-anggrek-langkaBENGKULU, jurnalsumatra.com  – Tanaman anggrek merupakan salah satu tanaman endemik disejumlah negara tropis. Bahkan Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki beragam varietas dari puspa yang saat ini sudah mengalami kelangkaan. Kota Bengkulu sendiri sudah terkenal memiliki jenis anggrek yang sangat langka di dunia yakni anggrek pensil. Namun karena kurangnya perhatian dan pengetahuan masyarakat mengenai tanaman ini, belakangan secara perlahan tanaman tersebut sudah nyaris tidak dijumpai lagi.

    Dinas Pertanian, Peternakan, Perkebunan dan Kehutanan (DP3K) kota Bengkulu mulai melirik dan mengantisipasi kelangkaan tanaman ini melalui pengembangan budidaya tanaman Anggrek (Papilionanthe Hookeriana). “Kita mencoba untuk melestarikan agar tanaman anggrek ini khususnya di kota Bengkulu tetap ada,” kata Kepala DP3K Kota Bengkulu Matriani Amran disaat membuka kegiatan pemaparan hasil kegiatan penilitian dan pengembangan teknologi budidaya anggrek lokal kota Bengkulu di Kawasan Cagar Alam Dusun Besar. Kegiatan yang dipusatkan di ruang pertemuan DP3K kota Bengkulu ini dilaksanakan pada Senin (10/10) pagi.

    Dari pemaparannya, pihak DP3K menggandeng sejumlah ilmuwan dan peneliti dari Universitas Bengkulu. “Kita memulai terapan teknologi budidaya ini dengan melibatkan tim ahli dari Fakultas Pertanian Unib,” paparnya. Lanjutnya, dari laporan sejumlah peneliti dunia, kelangkaan tanaman anggrek menunjukan habitat aslinya hanya ada di Bengkulu khususnya anggrek pensil.

    “Kita akan melakukan berbagai cara agar anggrek ini kembali dikenal dan mengajak Unib untuk mengembangkannya dengan cara kultur jaringan,” tutupnya. Dalam penelitian yang telah dilakukan oleh DP3K dan Unib dengan 8 orang tim penelitinya lebih memfokuskan kepada eksistensi Anggrek Pensil dan varietasnya. Penelitian yang dilaksanakan ini dimuali sejak bulan Maret hingga September 2016 lalu.

    Sementara itu Walikota Bengkulu yang diwakili Staf Ahli Walikota Bidang Pemerintahan Yenita Syaiful menyampaikan apresiasi pemerintah kota Bengkulu terhadap kepedulian usaha pelestarian yang dilakukan oleh para peneliti dari Unib. “Semoga kedepannya apa yang telah dilakukan saat ini bisa menjadi salah satu promosi wisata dan semacamnya bagi kota Bengkulu,” pungkasnya. (Rahmad)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com