• Dewan Minta Dana Pendidikan Rp2,9 Miliar Dialihkan    

    0

    Kupang, jurnalsumatra.com – Anggota DPRD Kota Kupang dari F-PDIP Adrianus Tally meminta pemerintahan Wali Kota Jonas Salean untuk segera mengalihkan dana pendidikan sebesar Rp2,9 miliar ke pos lain, karena urusan pendidikan menengah sudah menjadi kewenangannya pemerintah provinsi.
    “Karena pendidikan menengah sudah dialihkan pengelolaannya ke pemerintah provinsi maka anggaran untuk pendidikan menengah sebesar Rp2,9 miliar, kita harapkan segera dialihkan untuk mendukung kegiatan pembangunan di sektor lainnya,” kata Ketua Fraksi PDIP DPRD Kota itu kepada Antara di Kupang, Selasa.
    Saat ini, gabungan fraksi di DPRD Kota Kupang bersama pemerintah sedang membahas Kebijakan Umum APBD dan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS).
    Menurut dia, alokasi anggaran untuk pendidikan menengah yang masih masuk dalam dokumen KUA-PPAS oleh Pemerintah Kota Kupang itu seyogyanya tidak perlu lagi ada, karena pengelolaannya sudah diambilalih pemerintah provinsi.
    Dia mengatakan, masih ada banyak dinas dan badan yang membutuhkan anggaran untuk meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat, seperti Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil yang hingga kini masih terseok-seok dalam melayani perekaman e-KTP, karena minimnya sarana pendukung.
    “Ini tuntutan apalagi jelang pilkada yang mewajibkan setiap pemilih minimal merekam data diri menggunakan sistem KTP-e,” katanya.
    Sekretaris Daerah Kota Kupang Bernadus Benu terpisah mengaku akan mempertimbangkan permintaan anggota DPRD Kota Kupang itu terkait alokasi anggaran teresebut.
    Menurut dia, meskipun tidak lagi mengelola sekolah menengah, namun alokasi anggaran untuk dinas pendidikan harus tetap ada, karena berkaitan dengan porsi 20 persen APBD untuk pendidikan.
    “Jika memang tidak untuk pendidikan menengah maka dana itu akan dipakai untuk pendidikan dasar, yang masih menjadi kewenangan pemerintah kota,” katanya.
    Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Kupang David Mengi mengaku masih sangat membutuhkan anggaran untuk kepentingan penambahan kualitas peralatan di dinas tersebut.
    Menurut dia, saat ini jenis mesin pencetakan yang dimiliki di dinas itu, berversi rendah dan sangat tidak maksimal melakukan proses pencetakan KTP elektronik.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com