• BNN SUMSEL Sosialisasikan Bahaya Narkoba Di Sekolah      

    0

    Palembang, jurnalsumatra.com – Badan Narkotika Nasional Provinsi Sumatera Selatan pada 2016 meningkatkan kegiatan sosialisasi bahaya penyalahgunaan narkotika, psikotropika, zat adiktif, dan obat-obatan berbahaya di sekolah milik pemerintah dan swasta.
    “Kegiatan sosialisasi ke sekolah-sekolah sekarang ini lebih ditingkatkan lagi dengan menugaskan petugas BNN secara rutin menjadi pembina upacara pada setiap hari Senin,” kata Kepala Bidang Pemberantasan Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sumatera Selatan AKBP Minal Al Karhi, di Palembang, Senin.
    Dia menjelaskan, melalui kegiatan upacara, petugas BNN bisa memberikan penjelasan secara luas kepada pelajar, guru, dan pegawai sekolah mengenai bahaya narkoba bagi kesehatan, fisik, dan psikologis.
    Penyalahgunaan narkoba tidak hanya merugikan masalah fisik tetapi dapat merusak mental dan dan kejiwaan     generasi muda penerus bangsa serta masyarakat umum.
    Kemudian pencandu narkoba bisa mengalami gangguan kesehatan seperti depresi, gangguan pada sistem syaraf (neurologis), jantung dan pembuluh  darah (kardiovaskuler), dan gangguan pada paru-paru (pulmoner), sering sakit kepala, pengecilan hati dan insomnia.
    Kerja lamban, hilang rasa percaya diri, pengkhayal, penuh curiga, agitatif, menjadi ganas dan tingkah laku yang brutal, sulit berkonsentrasi, perasaan kesal dan tertekan, cenderung menyakiti diri, dan perasaan tidak aman, katanya.
    Menurut dia, melihat dampak negatif dari penyalahgunaan barang terlarang itu, melalui kegiatan sosialisasi secara rutin diharapkan dapat mengingatkan pelajar dan masyarakat secara umum untuk tidak mencoba mengkonsumsi atau mendekati narkoba.
    Selain itu diharapkan pelajar, guru, dan pegawai sekolah bisa menjadi duta pemberantasan narkoba dengan melakukan berbagai tindakan pencegahan bagi keluarganya dan lingkungan sekolah serta tempat tinggalnya.
    Dalam kesempatan itu, selain memberikan penjelasan mengenai bahaya narkoba, juga diberikan penjelasan mengenai cara mengatasi kecanduan narkoba dengan memasukkan korbannya ke pusat rehabilitasi penyalahgunaan narkoba di Lido, Sukabumi, Jawa Barat.
    “Siapapun pencandu narkotika dan obat-obatan berbahaya yang dengan kesadaran atau keinginan sendiri melapor ke petugas BNN dan meminta direhabilitasi akan difasilitasi ke Lido atau tempat rehabilitasi lainnya yang ada di provinsi ini,” ujarnya.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com